close
Info Selengkapnya

Radio Rodja

Menebar Cahaya Sunnah

  • Tema : Makna kalimat “Laa ilaaha illallah”
  • Pemateri : Syaikh Prof.Dr. Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al Badr Hafidzohumallahu
  • Penerjemah : Ustadz Firanda Andirja

Telah dijelaskan dalam kajian sebelumnya keagungan Kalimat laa ilaaha illallah yang merupakan dzikir paling afdhal. Akan tetapi, kalimat ini bukanlah kalimat yang tanpa makna. Semata-mata mengucapkan kalimat laa ilaaha illallah tidaklah diterima kecuali dengan memenuhi tuntutan-tuntutannya. Kalimat ini menjelaskan bahwa sesembahan selain Allah merupakan sesembahan yang bathil. Peribadatan kepada selain Allah merupakan puncak kedholiman dan kesesatan.

Orang yang bersaksi dengan kalimat ini maka dia harus memahami atau mengilmui apa yang dia persaksikan. Dengan ilmu, orang tersebut terbebas dari sifat orang-orang Nashrani yang beramal tanpa ilmu. Orang yang bersaksi dengan kalimat ini pun harus mengamalkan konsekwensi dari kalimat ini. Dengan amal, orang tersebut akan terbebas dari sifat-sifat orang Yahudi yang berilmu tanpa mau beramal. Selain itu, Orang yang bersaksi dengan kalimat ini pun harus jujur dalam mengucapkannya. Dengan kejujurannya itu, ia telah terbebas dari sifat orang munafik yang menampakkan islam dan menyembunyikan pengingkaran.

Laa ilaaha illallah artinya tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah. Yaitu seorang hamba menyerahkan peribadatannya hanya bagi Allah semata dan menjauhi peribadatan kepada thogut. Dan ternyata, banyak Ayat Al qur’an yang menjelaskan makna kalimat ini. Bagaimanakah Al qur’an menjelaskan makna kalimat tauhid ini ? simak dalam versi audionya !

 
icon for podpress  Makna Kalimat Laa Ilaaha Illallah: Play Now | Play in Popup | Download

Keutamaan Tasbih

  • 0 Comments
  • Filed under: Live Madinah
    • Tema : Keutamaan Tasbih
    • Pemateri : Syaikh Prof.Dr. Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al Badr Hafidzohumallahu
    • Penerjemah : Ustadz Firanda Andirja

    Kalimat tasbih adalah ucapan “ subhanallah” atau yang semisalnya. Makna kalimat tasbih adalah pensucian Allah dari semua sifat yang tidak layak disandarkan kepadaNya. Dalam Al Qur’an terdapat 8 surat yang dibuka dengan tasbih. Kata “subhan” ( maha suci ) disebutkan dalam al qur’an sebanyak 25 kali dalam rangka menetapkan sifat terpuji bagi Allah atau menafikan dari Allah sifat tercela yang dituduhkan oleh orang-orang sesat. Hal ini menunjukkan tingginya keutamaan kalimat tasbih.

    Diantara keutamaan tasbih adalah :

    • Barangsiapa membaca subhanallah wa bihamdihi 100 kali dalam sehari maka diampuni dosanya meski dosanya seperti buih dilautan.
    • Barang siapa yang membaca subhanallahi wabihamdihi sebanyak 100 kali setiap pagi dan sore maka tidak ada orang membawa pahala melebihi dia kecuali orang yang juga membaca seperti itu atau lebih banyak lagi.
    • Barangsiapa bertasbih sebanyak 100 kali maka akan ditulis baginya 1000 kebaikan atau dihapuskan darinya 1000 kesalahan.
    • Dua kalimat yang disukai oleh Allah ar-Rahman, ringan di lisan akan tetapi berat di timbangan Subhanallahi wa bihamdihi subhanallahi al adzim.
    • Barang siapa mengucapkan subhanallahi wabihamdihi maka akan ditanamkan 1 pohon kurma di surga.
    • Barangsiapa yang membaca doa kafaratul majlis yang ada kalimat tasbihnya maka akan diampuni kesalahan-kesalahan yang terjadi dalam majlis tersebut.

    Seluruh makhluk di alam semesta ini bertasbih mensucikan Allah taala. Diriwayatkan oleh Tabrani dalam Mu’jamul ausath Sesungguhnya Abu Dzar pernah hadir bersama Nabi shallallahu alaihi wasallam dalam suatu halaqoh. Disana ada Abu bakar, Umar, Utsman, Ali dan sahabat nabi lainnya. Saat itu ditangan Nabi ada beberapa kerikil. Ternyata kerikil-kerikil itu bertasbih dengan suara yang dapat didengar oleh setiap sahabat yang hadir dalam halaqoh tersebut. Kemudian kerikil-kerikil itu Nabi pindahkan ke tangan Abu bakar. Maka kerikil-kerikil itupun bertasbih yang dapat didengar oleh para sahabat yang hadir. Kemudian kerikil-kerikil itu Nabi pindahkan ke tangan Umar. Maka kerikil-kerikil itupun bertasbih yang dapat didengarkan oleh para sahabat yang hadir saat itu. Kemudian kerikil-kerikil itu dipindahkan ke tangan Utsman . Maka kerikil-kerikil itupun bertasbih yang dapat didengarkan oleh para sahabat yang hadir saat itu. Kemudian kerikil-kerikil itu dipindah ke tangan para sahabat dan ternyata sudah tidak terdengar kembali suara tasbihnya.

    Ikuti penjelasan lengkap syaikh tentang kalimat tasbih dalam bentuk audionya. Selamat menyimak !

     
    icon for podpress  keutamaan tasbih: Play Now | Play in Popup | Download

    السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

    Berkaitan dengan Program pengadaan 1 (satu) unit UPS yang beberapa waktu lalu kami sampaikan di halaman info web ini, dengan ini kami sampaikan Alhamdulillah pada hari Jum’at, 5 Februari 2010 telah dibeli senilai USD6000 perangkat UPS 3 phase 20 KVA dan sudah terpasang untuk digunakan sebagai tenaga cadangan bagi perangkat pemancar bila terjadi pemadaman listrik PLN
    ST5110_2
    gambar UPS 20 Kva

    Kami mengucapkan terima kasih jazaakumullahu khairan kepada para Muhsinin yang telah menginfaqkan sebagian rizkinya untuk pengadaan perangkat ini.semoga Allah ta’ala memberikan balasan pahala berlipat ganda untuk anda semua.

    السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

    • Tema : Keagungan kalimat “Laa ilaaha illallah”
    • Pemateri : Syaikh Prof.Dr. Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al Badr Hafidzohumallahu
    • Penerjemah : Ustadz Firanda Andirja

    Dalam kajian ini syaikh menjelaskan keagungan Kalimat Tauhid “ laa ilaaha illallah”. Dengan sebab kalimat tersebut, Allah ciptakan segenap makhluk, Allah utus para rosul, dan Allah turunkan kitab-kitabNya.

    Dengannya, manusia terbagi menjadi 2 golongan, mukmin dan kafir. Bahagia dengan surga dan celaka di neraka. Ia adalah tali paling kuat atau urwatul wutsqo, kalimatut takwa, rukun agama yang paling besar, jalan keselamatan dari neraka, kalimat syahadah, kunci pintu syurga, dasar dan puncak tertinggi Agama islam.

    Ia adalah inti dakwah para Rosul. Ia adalah perjanjian antara hamba dengan Rabbnya. Allah mensifatinya sebagai kalimatut tayyibah. Ia adalah Kebaikan yang paling afdhol. Barangsiapa yang mengucapkannya sebanyak 10 kali seolah-olah ia telah membebaskan 4 budak dari keturunan nabi ismail. Seandainya ditimbang, ia lebih berat daripada langit, bumi dan seisinya.

    Sudah selayaknya setiap muslim untuk mengetahuinya. Simak penjelasan lengkapnya dalam versi audio !

     
    icon for podpress  syarh kalimat laa ilaaha illallah: Play Now | Play in Popup | Download
    • Tema : Empat Kalimat Yang Mulia
    • Pemateri : Syaikh Prof.Dr. Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al Badr Hafidzohumallahu
    • Penerjemah : Ustadz Firanda Andirja

    Dalam Kajian ini Syaikh menjelaskan empat kalimat yang mulia yang penting bagi kita untuk bisa terus mengamalkannya.

    Ada 4 kalimat yang paling baik. Keempatnya dari Al qur’an. Tidak mengapa kalian memulai dari mana saja. subhanallah, Alhamdulillah, laa ilaaha illallah dan Allahu akbar ” ( HR Abu Dawud )

    Aku mengucapkan subhanallah, Alhamdulillah, laa ilaaha illallah dan Allahu akbar lebih aku sukai daripada dunia dan seisinya.” ( HR Musllim )

    … Bertasbihlah engkau kepada Allah seratus kali. Sesungguhnya hal itu senilai dengan engkau membebaskan 100 budak dari keturunan Ismail. Bertahmidlah 100 kali , sesungguhnya hal itu senilai dengan 100 ekor kuda lengkap dengan pelana dan tali kekangnya untuk berjihad fii sabilillah. Bertakbirlah 100 kali, sesungguhnya hal itu senilai dengan 100 unta yang engkau serahkan kepada Allah. Dan bertahlillah 100 kali maka hal itu akan memenuhi langit dan bumi. Tidak ada seorangpun yang lebih mulia daripada engkau kecuali orang yang lebih banyak melakukan amalan itu.” ( HR Ahmad & Baihaqi )

    Tidak seorangpun yang mengucapkan Laa illaha illallah, Allahu akbar, subhanallah, Alhamdulillah dan la haula wa laa quwwata illa billah kecuali akan dihapuskan dosanya meskipun dosanya itu lebih banyak daripada buih di lautan.” ( HR Ahmad, Tirmidzi & Hakim )

    Nabi bersabda,” Ambillah perisai kalian!” para sahabat bertanya,” wahai rasulullah dari musuh yang telah datang ?” Nabi Menjawab,” Bukan, akan tetapi perisai dari api neraka. Katakanlah ‘subhanallah, Alhamdulillah, laa ilaaha illallah dan Allahu akbar’ sesungguhnya 4 kalimat itu akan datang pada hari kiamat sebagai penyelamat dan muqodimah kebaikan bagi pengucapnya….” ( HR Hakim )

    “…. Wahai rosulullah, orang-orang kaya telah membawa pahala yang banyak. Mereka sholat sebagaimana kami sholat, mereka berpuasa sebagaimana kami berpuasa. Akan tetapi mereka bisa bersodaqoh dengan kelebihan harta mereka.” Rosulullah menjawab,” Bukankah Allah telah menjadikan bagi kalian shodaqoh dalam bentuk lain. Sesungguhnya setiap tasbih, tahmid,takbir dan tahlil adalah shodaqoh….” ( HR Muslim)

    Begitu tinggi kemuliaan 4 kalimat ini. Kalimat yang ringan di lisan namun begitu berat di timbangan. Barangsiapa yang melewatkannya sungguh dia telah melewatkan keuntungan yang besar… simak penjelasan lengkap audionya.

     
    icon for podpress  Syarah keutamaan 4 kalimat: Play Now | Play in Popup | Download

    Tema : Tingginya Nilai Darah, Harta dan Kehormatan Muslim

    Pemateri : Syaikh Prof.Dr. Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al Badr Hafidzohumallahu

    Penerjemah : Ustadz Firanda Andirja

    Tatkala Haji Wada, Nabi berkhutbah dengan khutbah yang sangat menyentuh hati. Diantara wasiat yang beliau sampaikan dalam khutbah tersebut adalah “Setiap muslim atas muslim yang lain haram mengganggu darah, harta dan kehormatannya”

    Sungguh tingginya urgensi wasiat yang disampaikan nabi ini begitu jelas terlihat dari berbagai sisi :

    • Tiga hal ini merupakan wasiat akhir hayat Nabi yakni saat Haji Perpisahan.
    • Kehormatan darah, harta dan harga diri seorang muslim diserupakan dengan kehormatan hari (Hari idul Adha), bulan (bulan Dzulhijah) dan tempat (tanah haram) yang sangat dijaga oleh orang-orang arab waktu itu.
    • Nabi berwasiat supaya yang hadir menyampaikan wasiat ini kepada yang tidak hadir.
    • Sebelum berwasiat, Nabi berusaha menarik perhatian para sahabat dengan metode pertanyaan.
    • Nabi meminta persaksian bahwa beliau telah menyampaikan wasiat penting ini kepada umatnya.
    • Suatu ketika, seseorang menulis surat kepada Ibnu Umar,” tuliskan untukku semua tentang ilmu.” Beliau menjawab,” ilmu itu luas. Akan tetapi apabila engkau mampu bertemu Allah taala dalam keadaan punggungmu ringan dari tanggungan darah orang lain, perutmu kosong dari harta orang lain, dan lisanmu bersih dari mengganggu harga diri orang lain serta Engkau tetap bersama dengan jamaah, maka lakukanlah!”

      Sungguh begitu penting wasiat ini. Simak penjelasan lengkapnya dalam edisi audio berikut…

     
    icon for podpress  Ukhuwah Imaniyyah03: Play Now | Play in Popup | Download

    Hit Counter

    Sunduk Peduli

    Pembangunan Masjid Al Barkah

    Bank Syariah Mandiri
    Cabang Cibubur

    no rek: 10 300 48 080
    a/n : Yayasan Cahaya Sunnah

    Radio Rodja

    Bank Syariah Mandiri

    no. rek: 10 300 10 675
    a/n : Radio Rodja

    Komentar Terakhir

    Radio Streaming

      Get the Flash Player to see this player.
    • Antum bisa ke alamat Audio Streaming Rodja untuk mendengarkan streaming dengan halaman berbeda.

    Statistik Streaming

    Kumpulan Fatwa-fatwa Ulama