Select Page

Tafsir Surat Al-‘Alaq (Bagian ke-2) – Kitab Tafsir Al-Muyassar (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Radio RodjaDownloadKajianUstadz BadrusalamAt-Tafsiir Al-MuyassarTafsir Surat Al-‘Alaq (Bagian ke-2) – Kitab Tafsir Al-Muyassar (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Tafsir Surat Al-‘Alaq (Bagian ke-2) – Kitab Tafsir Al-Muyassar (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Terakhir diperbaharui: Kamis, 02 Jumadil awal 1437 / 11 Februari 2016 pukul 11:47
Tautan: http://www.radiorodja.com/?p=12603

Ceramah agama Islam tentang tafsir Al-Qur’an Al-Karim oleh: Al-Ustadz Badrusalam, Lc.

Ceramah agama Islam dari Tafsir Juz ‘Amma yang lalu telah selesai membahas Tafsir Surat Al-‘Alaq. Dan pada Selasa ba’da Maghrib, 11 Jumadal Akhirah 1436 / 31 Maret 2015, alhamdulillah kita dapat melanjutkan kepada Tafsir Surat Al-‘Alaq (Bagian ke-2). Mari simak ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. dari program Tafsir Al-Muyassar.

NB: Mohon maaf, pada ceramah ini memang tidak ada sesi tanya-jawab.

Rekaman video: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. – Tafsir Surat Al-‘Alaq (Bagian ke-2) dari Kitab Tafsir Al-Muyassar

Program Kajian Kitab Tafsir Al-Muyassar - Ustadz Badrusalam, Lc. di Radio Rodja dan RodjaTV

Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:
PINDAH JAM TAYANG KE:

Selasa malam, ba'da Maghrib - ba'da Isya' waktu Jakarta (18:00-19:30 WIB)



Status program Kajian Kitab Tafsir Al-Muyassar: AKTIF

Untuk memperoleh keutamaan menuntut ilmu, silakan Anda dapat turut hadir langsung pada kajian ini di: Masjid Jami' Al-Barkah, Jl.Pahlawan, Kp. Tengah, belakang Polsek Cileungsi, Cileungsi, Bogor

Al-Qur’an Al-Karim, Surat Al-‘Alaq (96)

Pada ceramah ini, membahas tafsir dari Surat Al-‘Alaq, maka berikut kami tampilkan ayat-ayat dari surat tersebut untuk memudahkan Anda mengikuti pelajarannya.

Surat Al-‘Alaq (96): 1-19

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (١) خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ (٢) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (٣) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (٤) عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (٥) كَلَّا إِنَّ الْإِنسَانَ لَيَطْغَى (٦) أَن رَّآهُ اسْتَغْنَى (٧) إِنَّ إِلَى رَبِّكَ الرُّجْعَى (٨) أَرَأَيْتَ الَّذِي يَنْهَى (٩) عَبْداً إِذَا صَلَّى (١٠) أَرَأَيْتَ إِن كَانَ عَلَى الْهُدَى (١١) أَوْ أَمَرَ بِالتَّقْوَى (١٢) أَرَأَيْتَ إِن كَذَّبَ وَتَوَلَّى (١٣) أَلَمْ يَعْلَمْ بِأَنَّ اللَّهَ يَرَى (١٤) كَلَّا لَئِن لَّمْ يَنتَهِ لَنَسْفَعاً بِالنَّاصِيَةِ (١٥) نَاصِيَةٍ كَاذِبَةٍ خَاطِئَةٍ (١٦) فَلْيَدْعُ نَادِيَه (١٧) سَنَدْعُ الزَّبَانِيَةَ (١٨) كَلَّا لَا تُطِعْهُ وَاسْجُدْ وَاقْتَرِبْ (١٩)

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,(1) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.(2) Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,(3) Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,(4) Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.(5) Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas,(6) karena dia melihat dirinya serba cukup.(7) Sesungguhnya hanya kepada Tuhanmulah kembali(mu).(8) Bagaimana pendapatmu tentang orang yang melarang,(9) seorang hamba ketika mengerjakan shalat,(10) bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu berada di atas kebenaran,(11) atau dia menyuruh bertakwa (kepada Allah)?(12) Bagaimana pendapatmu jika orang yang melarang itu mendustakan dan berpaling?(13) Tidaklah dia mengetahui bahwa sesungguhnya Allah melihat segala perbuatannya?(14) Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya,(15) (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka.(16) Maka biarlah dia memanggil golongannya (untuk menolongnya),(17) kelak Kami akan memanggil malaikat Zabaniyah,(18) sekali-kali jangan, janganlah kamu patuh kepadanya; dan sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Tuhan).(19)”

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Tafsir Surat Al-‘Alaq (Bagian ke-2)

Tafsir Surat Al-‘Alaq

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (١) خَلَقَ الْإِنسَانَ مِنْ عَلَقٍ (٢) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (٣) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (٤) عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (٥)

“Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan,(1) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.(2) Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah,(3) Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam,(4) Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.(5)” (QS Al-‘Alaq [96]: 1-5)

Sudah pernah kita sebutkan tentang sebab turunnya ayat ini, di mana ayat ini Allah turunkan ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berada di Gua Hira. Dan dengan ayat ini juga, Allah mengangkat Rasulullah sebagai Nabi, di mana Rasulullah diangkat sebagai Nabi dengan Surat Iqra’ dan diangkat menjadi Rasul dengan Surat Al-Muddatstsir, yang di amna dalam Surat Al-Muddatstsir, Allah mengatakan:

قُمْ فَأَنذِرْ (٢) وَرَبَّكَ فَكَبِّرْ (٣)

“Bangunlah, lalu berilah peringatan! Dan Tuhanmu agungkanlah!” (QS Al-Muddatstsir [74]: 2-3)

Jumhur ulama ketika mendefinisikan apa perbedaan Nabi dan Rasul, bahwa Nabi adalah seorang laki-laki yang diberikan padanya wahyu namun tidak diperintahkan untuk menyampaikannya. Dengan dalil, ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam diangkat menjadi Nabi dan beliau diangkat menjadi Nabi dengan Surat Iqra’ (Al-‘Alaq) ini, Rasulullah tidak diperintahkan untuk menyampaikan kepada manusia. Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam baru diperintahkan untuk menyampaikan setelah diturunkan Surat Al-Muddatstsir, yang dengan surat itu Rasulullah diangkat menjadi seorang Rasul. Sehingga kata mereka (jumhur ulama), ini menunjukkan bahwa Nabi itu tidak diperintahkan untuk menyampaikan, sedangkan Rasul itu diperintahkan untuk menyampaikan. Dan ini pendapat yang dibela oleh Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqalani dan dirajihkan oleh Syaikh ‘Utsaimin rahimahumullah.

Download ceramah agama Islam Tafsir Surat Al-Alaq (Bagian ke-2) ini sekarang juga.

Download Kajian Tafsir Al-Qur’an: Tafsir Surat Al-‘Alaq (Bagian ke-2)

Share Tafsir Al-Quran ini ke Facebook, Twitter, dan Google+.

, , , , , , , , , ,

Tentang Penulis

Menebar Cahaya Sunnah

Menambahkan Komentar

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Waktu

Jakarta:
Mekkah:

Rodja Streaming

Server Internasional High Quality
Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 400 | Maksimal: 3072

Server Internasional Low Quality
Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 6 | Maksimal: 3072

Server Indonesia High Quality
Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 71 | Maksimal: 2000

Server Indonesia Low Quality
Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 4 | Maksimal: 1000

Audio RodjaTV High Quality
Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 2 | Maksimal: 1000

Arsip

Konten Status

Jumlah post: 2512
Jumlah kategori: 224
Jumlah tag: 2022
Jumlah komentar: 2277

Shares
Share This