Pages Navigation Menu
Categories Navigation Menu

Ajaran Madzhab Imam Syafi’i yang Ditinggalkan: Cadar, Haramnya Rokok, dan Tercelanya Fanatik Madzhab (Ustadz Abu Abdil Muhsin Firanda Andirja, M.A.)

Posted by on 21 Mei 2014 in Tematik | 7 comments

Salah satu ajaran Madzhab Imam Syafi’i yang di zaman sekarang dianggap aneh, dan bahkan sering dicela adalah masalah pemakaian cadar bagi kaum wanita. Harus diketahui bahwa, seluruh ulama 4 madzhab telah sepakat akan disyari’atkannya cadar bagi kaum muslimah. Namun, mereka berbeda pendapat dalam masalah wajib tidaknya memakai cadar. Namun, banyak orang yang mengaku bermadzhab Syafi’i yang belum mengetahui bahwa para ulama Syafi’iyah ternyata banyak yang menyatakan bahwa memakai cadar itu wajib. Di antaranya adalah:

Imam Syafi’i rahimahullah mangatakan bahwa:
“Dan aku suka bagi wanita yang dikenal cantik untuk thawaf dan sa’i di malam hari. Jika thawaf di siang hari maka hendaknya ia menjulurkan bajunya menutupi wajahnya, atau ia thawaf dalam keadaan tertutup.” (Al-Umm 2/212)

Imamul Haramain al-Juwaini rahimahullah, beliau berkata :
“…disertai kesepakatan kaum muslimin untuk melarang para wanita dari melakukan tabarruj dan membuka wajah mereka dan meninggalkan cadar…”(Nihaayatul Mathlab fi Dirooyatil Madzhab 12/31)

Al-Imam An-Nawawi rahimahullah, beliau berkata:
“Dan diharamkan seorang lelaki dewasa memandang aurat wanita dewasa asing, demikian juga haram memandang wajahnya dan kedua tangannya tatkala dikhawatirkan fitnah, dan demikian juga haram tatkala aman dari fitnah menurut pendapat yang benar” (Minhaaj At-Thalibin hal 95)

Ibnu Qaasim (wafat 918 H) rahimahullah, beliau berkata:
“Dan seluruh tubuh wanita merdeka adalah aurat kecuali wajahnya dan kedua telapak tangannya. Dan ini adalah auratnya dalam shalat, adapun di luar sholat maka auratnya adalah seluruh tubuhnya.” (Fathul Qoriib Al-Mujiib fi Syar Alfaadz at-Taqriib hal 84)

Itulah pendapat Imam Syafi’i dan beberapa ulama yang mengikuti madzhabnya mengenai cadar. Anda bisa mengecek hal tersebut di kitab-kitab karangan mereka. Kemudian hal yang tidak kalah penting yang perlu diketahui oleh para pengikut Madzhab Imam Syafi’i adalah tentang “Haramnya Rokok dan Tercelanya Fanatik Madzhab” dalam beragama.

Bagaimana ajaran Madzhab Imam Syafi’i mengenai “Rokok dan Fanatik dalam Bermadzhab”? Silakan download dan simak penjelasan Ustadz Firanda Andirja, M.A. mengenai hal tersebut dalam rekaman kajian yang beliau sampaikan pada 21 Mei 2014, di Masjid Al-Barkah, Cileungsi-Bogor. Semoga bermanfaat.

Read More

Kisah Kehidupan Nabi Muhammad bersama Pamannya, Abu Thalib – Bagian ke-2, Rasullah Menikahi Khadijah, dan Rehabilitasi Ka’bah – Bagian ke-1 – Faedah Sirah Nabawiyah (Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A.)

Posted by on 14 Mar 2014 in Faedah-faedah Sirah Nabawiyah | 0 comments

Sirah nabawiyah, sebuah kisah kehidupan Nabi Muhammad yang insya Allah bisa kita ambil banyak faedah-faedah darinya. Rekaman ceramah agama ini mengisahkan tentang kehidupan Nabi di bawah asuhan pamannya, Abu Thalib, kemudian Rasulullah ikut berdagang bersama pamannya tersebut, hingga akhirnya menikah dengan Khadijah, seorang wanita terhormat dari Quraisy. Juga dikisahkan tentang rehabilitasi Ka’bah di zaman Rasulullah. Silakan download ceramah sirah nabawiyah ini sekarang juga.

Read More
Halaman 1 dari 11