search
top

Riba dan tinjauan Kritis Perbankan Syariah

Kajian bedah Buku

Judul    :  Riba dan Tinjauan Kritis Perbankan Syariah

Penulis    : ustadz Muhammad Arifin badri MA

pemateri   : Ustadz Abu Abbas Kholid Syamhudi

waktu     :  sabtu,28 maret 2009

Kajian ini mengupas mengenai riba dan dampak buruknya bagi Ummat,juga dijelaskan beberapa tinjauan kritis terhadap perbankan  syariah,semoga bermanfaat


banner ad

8 Responsesto “Riba dan tinjauan Kritis Perbankan Syariah”

  1. riszkhy bin Djalil says:

    Alhamdulillah akhirnya ana dapat kejelasana tentang aturan perbankan Syari’ah…

  2. Amir abu Shofiyyah says:

    assalamualaikum
    Alhamdulillah ana sudah bisa mendownload tapi hasil rekamannya hanya sedikit sekali kurang lebih hanya 7 menit. bagaimana caranya agar mendapatkan hasil rekaman yang lengkap mengenai kajian riba oleh ustadz kholid ini.?

    • Rodja 756am says:

      Wa’alaikumsalam, ada kemungkinan jaringan internet antum yang sedang tidak stabil. Coba mendownload menggunakan download manager seperti DownThemAll (firefox add on), flashget, IDM dan sebagainya.
      Syukron, Jazakallahu Khairan.

  3. el-ha says:

    Assalamu’alaikum

    Kapan bisa diadakan kajian lagi, untuk memperdalam materi yang lalu dan mendapatkan info-info baru seputar Bank Syariah.

    Adakah saat ini di Indonesia Bank yang Syariah?

    Bagaimana cara Untuk meminimalisir kita berhubungan dengan bank?

  4. abu hafshah says:

    Alhamdulillah skrng ana jd lbh tau tntang riba dan apakah ada riba? di bank syariah. Syukron

  5. LSani says:

    assalammualaikum warahmatulahi wabarakatuh

    ana kok gak bisa down load, apakah harus di save dulu ? mohon penjelasan. syukron.

    wassalammualaikum warahmatulahi wabarakatuh

    Jawab:
    Wa’alaikumsalam warohmatullahi wabarokatuh
    silahkan anti klik kanan tulisan download,kemudia pilih “save link as”.semoga bermanfaat

  6. kleponq says:

    AKH AEWAN ANA KOK TIDAK BISA DOWNLOAD

  7. Rajwasyifa says:

    Alhamdulillah.tema yg ana cari2 ,syukron akh

Leave a Reply

top