search
top

Keutamaan Kalimat "Allahu Akbar"

  • Tema : Keutamaan kalimat “Allahu Akbar
  • Pemateri : Syaikh Prof.Dr. Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al Badr Hafidzohumallahu
  • Penerjemah : Ustadz Firanda Andirja

Setiap makhluk berbeda tingkat kebesarannya. Langit lebih besar daripada bumi. Kursi Allah lebih besar daripada langit dan ArsyNya lebih besar daripada kursiNya. Semua itu adalah makhluk Allah Ta’ala. Maka bagaimanakah keagungan Allah taala yang melebihi keagungan para makhluk? Tentu akal kita tidak akan mampu mencapainya.

Takbir senantiasa menyertai seorang muslim dalam setiap ibadahnya. Sehari semalam, seorang muslim mengucapkan takbir 50 kali dalam menjawab adzan dan iqomah. Iapun mengucapkan 94 kali takbir tatkala mengerjakan sholat 5 waktu . Jumlah ini bertambah banyak tatkala ia melakukan sholat sunnah rowatib. Bagaimana jika ditambah dengan takbir yang ia ucapkan tatkala berdzikir 33 kali sehabis sholat wajib, Apalagi jika ditambah dzikir mutlak yang ia kerjakan. Hanya Allah saja yang tahu berapa banyak seorang muslim mengucapkan takbir dalam kesehariannya. Hal ini menunjukkan betapa agung kedudukan kalimat takbir dalam kehidupan seorang muslim.

Umar bin khattab mengatakan ,” Perkatan seorang hamba Allahu Akbar itu lebih baik daripada dunia dan seisinya.

Sudah seharusnya seorang hamba mengagungkan Allah taala dengan sebenar-benar pengagungan. Hal tersebut akan tampak tatkala seorang hamba taat terhadap perintah, menjauhi segala larangan dan bersegera untuk menyambut seruanNya. Akan tetapi betapa banyak kita membaca takbir sehari semalam dan bersamaan dengan itu, sebanyak itu pula kita bermaksiat kepada Allah ? Juga bagaimana hukum takbir yang diucapkan dalam acara-acara tablig ? Simak nasehat dan penjelasan syaikh untuk kita bersama ! Semoga Bermanfaat.


banner ad

2 Responsesto “Keutamaan Kalimat "Allahu Akbar"”

  1. robi abdulloh says:

    jazakallohkhoiron…na dah banyak download kajian syaikh dan ustadz

  2. Ahmad says:

    Assalamu’alaikum, afwan saya perhatikan pada akhir kajian sering diucapkan kalimat: washallallahu ‘ala nabiyyina Muhammadin..dst, apakah ada hadits atau dalil yang menunjukkan disunnahkannya mengucapkan kalimat ini di akhir kajian atau majelis? Bagaimana dengan do’a kaffaratul majelis: Subhanakallahumma wabihamdika..dst, manakah yang lebih utama untuk diucapkan di akhir kajian atau mejelis?

Leave a Reply

top