search
top

Makna kalimat Laa Ilaaha Illallah

  • Tema : Makna kalimat “Laa ilaaha illallah”
  • Pemateri : Syaikh Prof.Dr. Abdur Rozzaq bin Abdul Muhsin Al Badr Hafidzohumallahu
  • Penerjemah : Ustadz Firanda Andirja

Telah dijelaskan dalam kajian sebelumnya keagungan Kalimat laa ilaaha illallah yang merupakan dzikir paling afdhal. Akan tetapi, kalimat ini bukanlah kalimat yang tanpa makna. Semata-mata mengucapkan kalimat laa ilaaha illallah tidaklah diterima kecuali dengan memenuhi tuntutan-tuntutannya. Kalimat ini menjelaskan bahwa sesembahan selain Allah merupakan sesembahan yang bathil. Peribadatan kepada selain Allah merupakan puncak kedholiman dan kesesatan.

Orang yang bersaksi dengan kalimat ini maka dia harus memahami atau mengilmui apa yang dia persaksikan. Dengan ilmu, orang tersebut terbebas dari sifat orang-orang Nashrani yang beramal tanpa ilmu. Orang yang bersaksi dengan kalimat ini pun harus mengamalkan konsekwensi dari kalimat ini. Dengan amal, orang tersebut akan terbebas dari sifat-sifat orang Yahudi yang berilmu tanpa mau beramal. Selain itu, Orang yang bersaksi dengan kalimat ini pun harus jujur dalam mengucapkannya. Dengan kejujurannya itu, ia telah terbebas dari sifat orang munafik yang menampakkan islam dan menyembunyikan pengingkaran.

Laa ilaaha illallah artinya tidak ada sesembahan yang benar kecuali Allah. Yaitu seorang hamba menyerahkan peribadatannya hanya bagi Allah semata dan menjauhi peribadatan kepada thogut. Dan ternyata, banyak Ayat Al qur’an yang menjelaskan makna kalimat ini. Bagaimanakah Al qur’an menjelaskan makna kalimat tauhid ini ? simak dalam versi audionya !


banner ad

Leave a Reply

top