Adab dalam Menyampaikan Informasi – Khutbah Jumat (Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A.)

Adab dalam Menyampaikan Informasi – Khutbah Jumat (Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A.)

# Adab dalam Menyampaikan Informasi #

Akhir-akhir ini, banyak sekali di antara kita kaum muslimin, khususnya para penuntut ilmu dan para da’i, yang begitu mudah dalam memberikan dan menyebarkan informasi (yang belum jelas kebenarannya). Tentu saja hal ini akan menimbulkan berbagai kekacauan di dalam masyarakat, khususnya kaum muslimin.

Agama Islam yang mulia ini telah mengatur sedemikian rupa bagaimana adab dalam menyampaikan informasi. Di antara ayat di dalam Al-Qur’an yang mejelaskan tentang adab menyampaikan informasi adalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَأٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْماً بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS Al-Hujarat [49]: 6)

Ayat di atas memberikan tuntunan kepada kita, bagaimana seharusnya sikap seorang muslim ketika menerima informasi. Apa yang harus dilakukannya ketika datang sebuah informasi kepadanya dan bagaimana adab yang benar dalam menyampaikan informasi tersebut. Jika setiap dari kita berpedoman dengan firman Allah di atas, maka niscaya kita tidak akan sembarangan dalam menyampaikan informasi.

Simak penjelasan mengenai hal ini di dalam khutbah jumat yang dibawakan oleh Ustadz Dr. Ali Musri Semjan Putra, M.A. pada 20 Juni 2014 di Masjid Al-Barkah, Cileungsi-Bogor. Semoga bermanfaat.

Allah Menjadikan Penguasa sesuai Keadaan Rakyatnya – Khutbah Jumat (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Allah Menjadikan Penguasa sesuai Keadaan Rakyatnya – Khutbah Jumat (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Dahulu, ‘Abdul Malik bin Marwan berkata kepada rakyatnya: “Wahai rakyatku, bersikaplah adil (kepada kami, penguasa kalian)! Kalian menginginkan supaya kami sebagai pemimpin seperti Abu Bakar dan Umar, tapi kalian sendiri kepada kami dan kepada diri kalian sendiri tidak seperti rakyat Abu Bakar dan Umar!” Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kepada siapa yang Allah kehendaki dari penguasa-penguasa. Kewajiban kita hanyalah meminta kepada Allah, agar Allah tidak menguasakan kepada kita penguasa yang tidak menyayangi rakyatnya. Mari kita download khutbah Jumat ini. (6 Juni 2014)

Pahamilah Hakikat Kehidupan Dunia dengan Benar – Khutbah Jumat (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Pahamilah Hakikat Kehidupan Dunia dengan Benar – Khutbah Jumat (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Banyak sekali di antara kita yang kurang atau bahkan tidak bisa memahami hakikat kehidupan di dunia ini. Maka dijumpai, begitu banyak orang-orang yang berlomba-lomba dalam mengejar dunia, dan bermegah-megahan di dalamnya. Banyak yang tidak sadar bahwa kematian bisa menjemputnya setiap saat. Jika kematian datang menjemputnya, penyesalanlah yang akan menghantui dirinya. Dia akan menyesal, kenapa ia tidak beramal shaleh selama hidupnya di dunia? Kenapa ia tidak beribadah dengan baik ketika masih hidup? Dan penyesalan-penyesalan yang lainnya. Tentang hakikat kehidupan di dunia ini, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman (yang artinya):

“Bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak. Seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani, kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.” (QS Al-Hadid [20]: 57)

Ayat tersebut merupakan peringatan bagi kita untuk benar-benar memahami hakikat kita di dunia ini. Simak penjelasan mengenai hal ini di dalam khutbah jumat yang dibawakan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. pada 30 Mei 2014 di Masjid Al-Barkah, Cileungsi-Bogor.

Hal-hal yang Diharamkan bagi Pedagang Muslim – Khutbah Jumat (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Hal-hal yang Diharamkan bagi Pedagang Muslim – Khutbah Jumat (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Di dalam Islam, pekerjaan berdagang dan berniaga memiliki keutamaan yang besar. Di dalam hadits, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Pedagang yang amanah, jujur, dan muslim, akan bersama para nabi, orang-orang yang jujur dan orang-orang yang mati syahid pada hari kiamat.” (HR At-Tirmidzi). Namun ada beberapa hal yang harus dijauhi oleh pedagang agar dagangannya tersebut diberkahi. Silakan download dan simak rekaman khutbah Jumat dengan tema “Hal-hal yang Diharamkan bagi Pedagang Muslim”, yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainudin, Lc., 9 Mei 2014 di masjid Al-Barkah.

Meraih Kejayaan Islam dengan Ilmu dan Amal – Khutbah Jumat (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Meraih Kejayaan Islam dengan Ilmu dan Amal – Khutbah Jumat (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

“Dia-lah yang mengutus RasulNya dengan membawa petunjuk (yaitu ilmu) dan agama yang benar (yaitu amal) agar Dia memenangkannya di atas segala agama-agama …” (QS Ash-Shaff: 9) Ini menunjukkan bahwasanya ilmu dan amal ketika itu berpadu, maka akan memberikan kemuliaan bahkan kejayaan terhadap umat Islam. Mari download khutbah Jumat oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. di Masjid Al-Barkah pada Jumat, 25 April 2014, berjudulkan “Meraih Kejayaan Islam dengan Ilmu dan Amal”.

Halaman 2 dari 212