Telegram Rodja Official

Tabshiiratul Anaam bil Huquuqi fil Islaam

Hak-Hak Baitullah Al-Haram – Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam (Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.)

By  |  pukul 8:20 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 23 Februari 2016 pukul 4:53 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=10159

Kajian Islam oleh: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab “Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam” atau “Hak-Hak di Dalam Islam” karya Syaikh Shalih bin Thaha Abdul Wahid hafidzahullah, yang disampaikan oleh Ustadz Kurnaedi, Lc.. Kajian ini di sampaikan di Masjid Al-Barkah, komplek Studio Radio Rodja dan RodjaTV, pada Senin, 15 Shafar 1436 / 8 Desember 2014. Pada kajian sebelumnya beliau menyampaikan kajian dengan judul “Hak-Hak Para Sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam“, dan kali ini beliau membawakan kajian yang sangat penting, yaitu tentang “Hak-Hak Baitullah Al-Haram“. Semoga bermanfaat.

Ringkasan Kajian Kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam: “Hak-Hak Baitullah Al-Haram”

Allah Ta’ala berfirman tentang Kabah (Baitullah):

جَعَلَ اللّهُ الْكَعْبَةَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ قِيَاماً لِّلنَّاسِ

“Allah telah menjadikan Ka’bah, rumah suci itu sebagai pusat (peribadatan dan urusan dunia) bagi manusia.” (QS Al-Maidah [5]: 97)

Penulis kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam menyebutkan sebab kenapa beliau membahas hak Baitaullah Al-Haram, di antara sebabnya adalah:

Baca Juga:
Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: Hadits 1198-1206 - TPP: Larangan Mendatangi Shalat dengan Tergesa-gesa hingga Larangan Memaksa Anak Wanita untuk Menikah (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

– Banyak kaum muslimin yang melakukan thawaf di kubur para nabi dan orang-orang shalih, padahal thawaf tidak boleh dilakukan kecuali di Baitaullah Al-Haram (Kabah)
– Ada beberapa kelompok yang menyimpang, yang memiliki keyakinan bahwa sebagian dari kubur para sahabat, wali-wali, dan orang shalih itu merupakan tempat yang paling baik untuk beribadah. Dan ibadah di sana lebih afdhal dari pada ibadah haji.
– Banyak dari manusia yang bergi ke Baitullah Al-Haram, baik itu untuk haji atau umrah, namun mereka saat itu juga melakukan maksiat. Baik itu yang berupa kesyirikan, melihat kepada wanita yang bukan mahram, mencuri, dll.

Itulah beberapa alasan penting mengapa kita perlu membahas tentang “Hak-Hak Baitullah Al-Haram“. Silakan simak penjelasan mengenai hal tersebut di dalam rekaman kajian berikut ini. Semoga bermanfaat.

Download Kajian Kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam: “Hak-Hak Baitullah Al-Haram”

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

28 − 21 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.