Telegram Rodja Official

Tajriidut Tauhiid Al-Mufiid

Hakikat Cinta Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam – Kitab Tajridut Tauhid Al-Mufid (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

By  | 

Notice: Undefined variable: PodpressSettings in /home/radiorod/public_html/wp-content/plugins/powerpress/powerpress.php on line 3565

Pengajian Islam oleh: Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.

Berikut ini adalah rekaman pengajian yang membahas masalah pemurnian aqidah dan tauhid yang sangat bermanfaat. Pengajian ini dikaji oleh Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan dari kitab Tajridut Tauhid Al-Mufid, karya seorang ulama besar mazhab Syafi’i yang bernama Imam Taqiyyuddin Ahmad bin ‘Ali Al-Maqrizi rahimahullah. Pengajian ini disampaikan pada Jumat, 2 Rabiul Akhir 1436 / 23 Januari 2015, pukul 05:30-07:00 WIB live di Radio Rodja. Pada pertemuan yang lalu, beliau telah menjelaskan tentang Pembagian Manusia dalam Memahami Hikmah Disyariatkannya Ibadah (Bagian ke-2). Dan pada pertemuan kali ini, beliau akan menjelaskan tentang “Hakikat Cinta Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam“. Semoga bermanfaat.

Program Kajian Kitab Tajridut Tauhid Al-Mufid - Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A. di Radio Rodja

Simak program ini hanya di Radio Rodja setiap:

Jumat pagi, 05:30-07:00 WIB



Status program Kajian Kitab Tajridut Tauhid: AKTIF

Ringkasan Pengajian Kitab Tajridut Tauhid Al-Mufid (تجريد التوحيد المفيد)

Hakikat Cinta Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam

Asal usul dari suatu ibadah kepada Allah Ta’ala adalah karena mahabbah (cinta) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Di dalam aktivitas ibadah seseorang, maka wajib baginya untuk membangunnya di atas kecintaan kepada Allah dan kepada orang-orang yang dicintai olehNya.

Baca Juga:
Penjelasan tentang Aqidah Ahlussunnah - Bagian ke-5 - Kitab Al-Ibanah (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

Kecintaan kepada Allah Ta’ala itu dibuktikan dengan mengikuti perintah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menjauhi laranganya. Itulah hakikat cinta Allah dan cinta Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam. Barangsiapa yang mengaku cinta kepada Allah dan RasulNya maka ia wajib mengaplikasikannya dalam segala aspek kehidupannya. Ia menjadikan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam panutan dan teladan dalam setiap langkah hidupnya.

Seorang yang mengaku cinta Rasul, dilarang baginya membuat hal-hal atau perkara-perkara baru dalam agama. Ia harus mencukupkan dengan petunjuk dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dan sejelek-jeleknya petunjuk adalah selain petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Demikianlah hakikat cinta Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam

Bagaimana kelanjutan dari pembahasan ini? Silakan simak penjelasan Ustadz Muhammad Nur Ihsan secara lengkap dalam rekaman kajian ini. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Pengajian Kitab Tajridut Tauhid Al-Mufid: Hakikat Cinta Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam

Silakan bagikan hasil rekaman ataupun link pengajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.