Rodja Peduli

At-Tafsiir Al-Muyassar

Tafsir Surat Al-‘Adiyat dan Surat Az-Zalzalah – Kitab Tafsir Al-Muyassar (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  |  pukul 7:40 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 02 Maret 2017 pukul 8:28 am

Tautan: http://rodja.id/z7

Ceramah agama Islam tentang tafsir Al-Qur’an Al-Karim oleh: Al-Ustadz Badrusalam, Lc.

Ceramah agama Tafsir Al-Quran yang telah berlalu telah selesai membahas tentang Tafsir Surat At-Takatsur dan Surat Al-Qari’ah. Kemudian pada Selasa ba’da Maghrib (waktu Jakarta), 30 Rabi’ul Awwal 1436 / 20 Januari 2015, alhamdulillah dapat kita lanjutkan kembali kepada Tafsir Surat Al-‘Adiyat dan Surat Az-Zalzalah.

NB: Mohon maaf, pada ceramah ini memang tidak ada sesi tanya-jawab.

Rekaman video: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. – Tafsir Surat Al-‘Adiyat dan Surat Az-Zalzalah dari Kitab Tafsir Al-Muyassar

[sc:status-tafsir-al-muyassar-ustadz-badrusalam-2013]

Al-Qur’an Al-Karim, Surat Al-‘Adiyat (100) dan Surat Az-Zalzalah (99)

Surat berikutnya yang dibahas dalam Tafsir Juz ‘Amma ini adalah Surat Al-‘Adiyat dan Surat Az-Zalzalah, di mana kami juga tampilkan 2 surat tersebut agar Anda dapat dengan mudah mengikuti dan menyimak rekaman ceramah agamanya.

Surat Al-‘Adiyat (100): 1-11

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحاً (١) فَالْمُورِيَاتِ قَدْحاً (٢) فَالْمُغِيرَاتِ صُبْحاً (٣) فَأَثَرْنَ بِهِ نَقْعاً (٤) فَوَسَطْنَ بِهِ جَمْعاً (٥) إِنَّ الْإِنسَانَ لِرَبِّهِ لَكَنُودٌ (٦) وَإِنَّهُ عَلَى ذَلِكَ لَشَهِيدٌ (٧) وَإِنَّهُ لِحُبِّ الْخَيْرِ لَشَدِيدٌ (٨) أَفَلَا يَعْلَمُ إِذَا بُعْثِرَ مَا فِي الْقُبُورِ (٩) وَحُصِّلَ مَا فِي الصُّدُورِ (١٠) إِنَّ رَبَّهُم بِهِمْ يَوْمَئِذٍ لَّخَبِيرٌ (١١)

Baca Juga:
Bentuk Penghambaan Diri Orang-Orang Shalih - Kitab Al-'Ubudiyah (Ustadz Abdullah Taslim, M.A.)

“Demi kuda perang yang berlari kencang dengan terengah-engah,(1) dan kuda yang mencetuskan api dengan pukulan (kuku kakinya),(2) dan kuda yang menyerang dengan tiba-tiba di waktu pagi,(3) maka ia menerbangkan debu,(4) dan menyerbu ke tengah-tengah kumpulan musuh,(5) sesungguhnya manusia itu sangat ingkar, tidak berterima kasih kepada Tuhannya,(6) dan sesungguhnya manusia itu menyaksikan (sendiri) keingkarannya,(7) dan sesungguhnya dia sangat bakhil karena cintanya kepada harta.(8) Maka apakah dia tidak mengetahui apabila dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur,(9) dan dilahirkan apa yang ada di dalam dada,(10) sesungguhnya Tuhan mereka pada hari itu Maha Mengetahui keadaan mereka.(11)”

Tafsir Surat Az-Zalzalah dimulai dari menit dan detik ke-36:26.

Surat Az-Zalzalah (99): 1-8

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

إِذَا زُلْزِلَتِ الْأَرْضُ زِلْزَالَهَا (١) وَأَخْرَجَتِ الْأَرْضُ أَثْقَالَهَا وَقَالَ الْإِنسَانُ مَا لَهَا (٣) يَوْمَئِذٍ تُحَدِّثُ أَخْبَارَهَا (٤) بِأَنَّ رَبَّكَ أَوْحَى لَهَا (٥) يَوْمَئِذٍ يَصْدُرُ النَّاسُ أَشْتَاتاً لِّيُرَوْا أَعْمَالَهُمْ (٦) فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ (٧) وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرّاً يَرَهُ (٨)

“Apabila bumi digoncangkan dengan guncangan (yang dahsyat),(1) dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya,(2) dan manusia bertanya: “Mengapa bumi (menjadi begini)?”(3) Pada hari itu bumi menceritakan beritanya,(4) karena sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan (yang sedemikian itu) kepadanya.(5) Pada hari itu manusia ke luar dari kuburnya dalam keadaan bermacam-macam, supaya diperlihatkan kepada mereka (balasan) pekerjaan mereka,(6) Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.(7) Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula.(8)”

Baca Juga:
Tidak Masuk Surga Kecuali Jiwa Yang Muslim

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Tafsir Surat Al-‘Adiyat dan Surat Az-Zalzalah

Tafsir Surat Al-‘Adiyat

Allah Ta’ala berfirman:

وَالْعَادِيَاتِ ضَبْحاً

“Demi kuda-kuda yang berlari dengan kencang sambil terengah-engah,” (QS Al-‘Adiyat [100]: 1)

Para ulama berbeda pendapat mengenai makna “الْعَادِيَاتِ” (al-‘adiyat) di sini. Kebanyakan ulama dan ini penafsiran Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, bahwa yang dimaksud al-‘adiyat di sini, demikian pula al-muriyat dan al-mughirat, yaitu kuda-kuda. Sementara ‘Ali bin Abi Thalib menafsirkan, bahwa yang dimaksud al-‘adiyat di sini adalah unta. Namun wallahu a’lam, pendapat yang paling kuat adalah pendapat Ibnu ‘Abbas, karena kata “ضَبْحاً” tidak diberikan kecuali kepada 2 binatang saja: kuda dan anjing.

Mari kita lanjutkan untuk menyimak Tafsir Surat Al-‘Adiyat sekaligus Tafsir Surat Az-Zalzalah ini dengan mendownload ceramah agama Islam oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam dari program Tafsir Al-Muyassar.

Download Kajian Tafsir Al-Qur’an, Kitab At-Tafsiir Al-Muyassar: Tafsir Surat Al-‘Adiyat dan Surat Az-Zalzalah

Selain mendownloadnya, mari kita share tautan download ceramah tafsir Juz ‘Amma ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ yuk. Semoga menjadi amal shalih bagi kita, Aamiin.

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.