Telegram Rodja Official

Syarat-Syarat dalam Pengasuhan Bayi (Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.)

By  |  pukul 10:10 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 21 Jumadil akhir 1437 / 30 Maret 2016 pukul 10:13 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=12021

Kajian tema rumah tangga oleh: Ustadz Kholid Syamhudi, Lc.

Ceramah agama berikut ini merupakan ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Kholid Syamhudi pada Sabtu, 16 Jumadal Ula 1436 / 7 Maret 2015 di Radio Rodja. Pada ceramah sebelumnya, beliau menyampaikan kajian dengan pembahasan tentang Penjelasan tentang Hak Ibu kandung dan Ibu Susuan dalam Menyusui Bayi, dan pada kajian kali ini beliau akan menjelaskan tentang “Syarat-Syarat dalam Pengasuhan Bayi“. Semoga bermanfaat.

Ringkasan Kajian Fiqih Keluarga

Syarat-Syarat dalam Pengasuhan Bayi

Islam sangat menaruh perhatian yang tinggi terhadap hadhanah atau pengasuhan bayi. Islam sangat menganjurkan kepada para orang tua agar menjaga sang bayi atau anak-anaknya bukan hanya masalah kesehatan tubuhnya tapi juga masalah rohani dan hal-hal lain yang bisa menjadikannya tumbuh menjadi anak yang baik tubuh dan rohaninya.

Baca Juga:  Bagaimana Menjaga Amanah (Ustadz Firdaus Sanusi, M.A.)

Hadhanah atau kepengasuhan bayi dalam Islam adalah bentuk kekuasaan atau tugas yang diberikan oleh syariat kepada seseorang atas bayi atau anak-anak yang lahir untuk mengurus pembinaan dan urusannya dan juga menjaganya dari semua yang bisa menyakiti atau merusaknya serta mencukupi sarana dan kebutuhan sang anak.

Ada beberapa syarat dalam pengasuhan bayi dalam Islam. Di antaranya adalah:

– Orang yang mengasuh harus berakal sehat. Dalam artian akalanya tidak terganggu.
– Orang yang mengasuh harus memiliki amanah. Tidak boleh memberikan pengasuhan kepada orang-orang yang tidak amanah atau orang-orang yang fasiq dan pelaku kejelekan.
– Orang yang mengasuh harus memiliki kemampuan untuk mengasuh, baik itu dalam masalah materi atau yang lainnya.
– Orang yang mengasuh juga harus terbebas dari penyakit yang bisa membahayakan sang anak.
– Orang yang mengasuh harus tinggal di negri dimana bayi berasal.
– Dll.

Baca Juga:  Tanya-Jawab: Idul Adha: Bolehkah berqurban dengan rusa dan kuda karena banyak jumlahnya di daerah tersebut?

Bagaimana penjelasan tentang hal ini? Simak penjelasan selengkapnya mengenai masalah ini, dengan mendownload ceramah agama dari seri fiqih keluarga ini.

Download Kajian Fiqih Keluarga: Syarat-Syarat dalam Pengasuhan Bayi

Jangan lupa untuk turut serta berbagi link download ceramah ini di media sosial yang Anda miliki, seperti facebook, twitter, google+, atau pun yang lainnya. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan pahala berlimpah.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.