Telegram Rodja Official

Tabshiiratul Anaam bil Huquuqi fil Islaam

Hak-Hak Suami atas Istrinya – Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam (Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.)

By  | 

Kajian Islam oleh: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab “Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam” atau “Hak-Hak di Dalam Islam” karya Syaikh Shalih bin Thaha Abdul Wahid hafidzahullah, yang disampaikan oleh Ustadz Kurnaedi, Lc.. Kajian ini di sampaikan di Masjid Al-Barkah, komplek Studio Radio Rodja dan RodjaTV, pada Senin, 24 Jumadal Akhirah 1436 / 13 April 2015. Pada kajian sebelumnya beliau menyampaikan kajian dengan judul “Hak-Hak Jalan (Bagian ke-2)“, dan kali ini beliau melanjutkan kepada pembahasan “Hak-Hak Suami atas Istrinya“. Semoga bermanfaat.

Rekaman video: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. – Hak-Hak Suami atas Istrinya dari Kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam

Ringkasan Kajian Kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam: “Hak-Hak Suami atas Istrinya”

Pernikahan merupakan tanda-tanda dari kebesaran Allah Ta’ala, dan yang diinginkan darinya adalah ketenangan, cinta, dan kasih sayang di dalam rumah tangga. Dan hal itu tidak akan terwujud melainkan setiap pasangan mengerti, mengenal, kemudian menunaikan hak dan kewajibannya. Oleh karena itu, alangkah baiknya dan sudah merupakan kewajiban bagi pasangan suami istri untuk mengetahui hak dan kewajibannya masing-masing.

Baca Juga:
Kepemimpinan Diraih dengan Kesabaran dan Keyakinan

Mengenai pernikahan dan hubungan keluarga, Allah Ta’ala telah berfirman:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجاً لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS Ar-Rum [30]: 24)

Pembahasan kali ini lebih dikhususkan kepada pembahasan mengenai “Hak-Hak Suami atas Istrinya“. Hak suami atas istrinya merupakan hak yang sangat besar sekali, dan ini tidak diketahui kecuali oleh wanita yang shalihah dan bertakwa kepada Allah Ta’ala.

Mengenai hak suami ini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَا يَصْلُحُ لِبَشَرٍ أَنْ يَسْجُدَ لِبَشَرٍ، وَلَوْ صَلُحَ لِبَشَرٍ أَنْ يَسْجُدَ لِبَشَرٍ لَأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا، مِنْ عِظَمِ حَقِّهِ عَلَيْهَا

“Tidak layak seorang manusia sujud kepada manusia yang lainnya. Seandainya boleh seorang manusia untuk sujud kepada manusia yang lainnya, sungguh akan aku perintahkan seorang wanita untuk sujud kepada suaminya. Karena suami memiliki hak yang besar yang harus ditunaikan oleh istrinya.”

Dari hadits ini kita mengetahui bahwa hak suami atas istrinya sangatlah besar, sampai-sampai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ingin menyuruh seorang wanita untuk sujud kepada suaminya. Namun, tentu saja hal ini tidak diperbolehkan di dalam Islam.

Baca Juga:
Keutamaan Takut Kepada Allah - Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

Simak penjelasan Ustadz Kurnaedi tentang “Hak-Hak Suami atas Istrinya” dengan mendownload kajian ini atau mendengarkannya langsung melalui player yang sudah kami sediakan. Semoga bermanfaat.

Download Kajian Kitab Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam: “Hak-Hak Suami atas Istrinya”

Mari raih pahala dan kebaikan dengan membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.