Telegram Rodja Official

Memaafkan Lebih Utama daripada Membalas – Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

By  |  pukul 10:30 am

Terakhir diperbaharui: Rabu, 08 Jumadil awal 1437 / 17 Februari 2016 pukul 1:51 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=12922

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.

Ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary ini merupakan hasil rekaman pada Selasa, 24 Jumadal Akhirah 1436 / 14 April 2015. Ceramah agama ini berkaitan dengan seri pembahasan Aktualisasi Akhlak Muslim, yang sangat penting untuk diketahui oleh setiap muslim. Pada pertemuan sebelumnya beliau telah menjelaskan tentang “Jadilah Orang yang Pemaaf“, dan kali ini beliau akan membawakan kajian denga tema “Memaafkan Lebih Utama daripada Membalas“.

Ringkasan Ceramah Agama: Aktualisasi Akhlak Muslim

Akhlak Muslim kepada Sesama Manusia: Memaafkan Lebih Utama daripada Membalas

Membalas kezaliman orang lain bukan hal yang dilarang, ia dibolehkan selama dalam batasan yang dibenarkan syariat. Meskipun demikian, memaafkan tetap lebih utama dan mulia. Allah Ta’ala berfirman:

Baca Juga:  Aku Ingin Berubah (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

وَالَّذِينَ إِذَا أَصَابَهُمُ الْبَغْيُ هُمْ يَنتَصِرُونَ، وَجَزَاء سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِّثْلُهَا فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ

“Dan ( bagi) orang-orang yang apabila mereka diperlakukan dengan zalim mereka membela diri. Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barang siapa mema’afkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.” (QS Asy-Syura [42]: 39-40)

Imam Al-Qurthubi rahimahullah menjelaskan bahwa menurut para ulama Ahlussunnah wal Jama’ah, Allah membagi orang mukmin menjadi dua golongan.

Pertama, golongan yang memaafkan pihak yang berbuat zalim atas mereka. Seperti firmanNya: “Dan apabila mereka marah mereka memberi maaf.” (QS Ays-SYura [42]: 37)

Baca Juga:  Pengaruh Makanan Halal terhadap Kebersihan Jiwa (Ustadz Junaedi 'Abdillah)

Kedua, golongan yang memilih untuk membalas pihak yang menzalimi mereka dengan batasan yang ditetapkan dalam firmanNya, “Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa.” (QS Ays-SYura [42]: 40)

Bagaimana penjelasan selengkapnya mengenai sifat saling memaafkan ini? Download segera dan simak ceramah agama ini. Semoga bermanfaat.

Download Ceramah Agama “Akhlak Muslim kepada Sesama Manusia”: Memaafkan Lebih Utama daripada Membalas

Mari turut bagikan hasil rekaman ataupun link ceramah agama yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki, agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Baca Juga:  Penyakit Riya' - Bagian ke-12 - Kitab Bahrur Raiq (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)
Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.