Telegram Rodja Official

Segala Sesuatu Butuh Latihan (Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)

By  |  pukul 12:10 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 02 Rajab 1436 / 21 April 2015 pukul 8:11 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=13083

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abdullah Zaen, M.A.

Berikut ini rekaman ceramah agama tentang “Segala Sesuatu Butuh Latihan” yang disampaikan oleh Ustadz Abdullah Zaen, M.A. di Radio Rodja dan RodjaTV pada Ahad pagi, 1 Rajab 1436 / 20 April 2015.

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Segala Sesuatu Butuh Latihan

Setiap penggal dari sejarah kehidupan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pasti akan memberikan pelajaran yang berharga bagi kita. Walaupun penggalan itu sebuah penggalan yang tidak lama alias sebentar, namun penggalan yang sebentar tersebut jika kita ambil pelajarannya dan kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka hal itu akan membuahkan perilaku positif di dalam kehidupan kita di dunia ini, dan akan kita bawa insya Allah ketika kita menghadap kepadaNya.

Baca Juga:  Hidup di Keterasingan - Bandung 1436 / 2015 (Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat)

Di antara penggalan sejarah kehidupan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah sebuah kisah yang diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim dari sahabat yang mulia Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu. Beliau bercerita:

أَنَّ نَاسًا مِنَ الْأَنْصَارِ سَأَلُوا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَعْطَاهُمْ ثُمَّ سَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ ثُمَّ سَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ، حَتَّى إِذَا نَفِدَ مَا عِنْدَهُ

“Pada suatu hari ada sebagian orang-orang Anshar datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan meminta harta. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun memberi mereka, setelah diberi ternyata mereka minta kembali, dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun memberinya. Kemudian mereka meminta kembali, dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun memberinya hingga akhirnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak punya apa-apa lagi.”

Baca Juga:  Detik-Detik Wafatnya Rasulullah - Hikmah Pelajaran dan Jawaban atas Isu Pembongkaran Makam Nabi (Ustadz Zainal Abidin Syamsudin, Lc.)

Seluruh harta yang beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam habis karena diberikan kepada para sahabatnya. Hal itu tentunya memiliki tujuan mulia, yaitu dalam rangka mengambil hati dari orang-orang Anshar dan melakukan pendekatan kepada mereka.

Setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan hartanya, beliau bersabda:

مَا يَكُونُ عِنْدِي مِنْ خَيْرٍ فَلَنْ أَدَّخِرَهُ عَنْكُمْ، وَمَنْ يَسْتَعْفِفْ يُعِفِّهُ اللَّهُ وَمَنْ يَسْتَغْنِي يُغْنِيْهِ اللَّهُ

“Ketahuilah, harta apa pun yang ada di tanganku maka aku tidak akan pernah menghalangi kalian untuk mendapatkannya. Akan tetapi, barangsiapa yang berusaha untuk menjaga kehormatannya maka Allah akan menjaga kehormatannya. Dan barangsiapa yang merasa cukup, maka Allah akan berikan kecukupan kepadanya.”

Baca Juga:  Menapaki Jejak Manhaj Aqidah Imam Asy-Syafi'i (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Dalam hadits tersebut Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ingin menasihati para sahabatnya agar menjauhi sifat yang negatif, yaitu minta-minta. Namun, beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menasihati mereka dengan bertahap, tidak secara langsung. Mereka dilatih oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam agar menjaga kehormatan dan senantiasa merasa cukup. Dan segala sesuatu butuh latihan.

Mari simak penjelasan selengakapnya pembahasan mengenai “Segala Sesuatu Butuh Latihan” bersama Ustadz Abdullah Zaen di dalam rekaman kajian berikut ini.

Download Ceramah Agama: Ustadz Abdullah Zaen, M.A. – Segala Sesuatu Butuh Latihan

Jangan lupa untuk berbagi link ceramah agama ini ke Facebook, Twitter, dan Google+, yang Anda miliki. Semoga bermanfaat bagi seluruh kaum muslimin.

Telegram Rodja Official

2 Comments

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.