Rodja Peduli

Aktualisasi Akhlak Muslim

Utamakan Menasihati Diri Sendiri Sebelum Orang Lain – Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

By  |  pukul 4:10 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 17 Februari 2016 pukul 1:51 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=13616

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.

Ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary ini merupakan hasil rekaman pada Selasa, 24 Jumadal Akhirah 1436 / 14 April 2015. Ceramah agama ini berkaitan dengan seri pembahasan Aktualisasi Akhlak Muslim, yang sangat penting untuk diketahui oleh setiap muslim. Pada pertemuan sebelumnya beliau telah menjelaskan tentang “Saling Menasihati“, dan kali ini beliau akan membawakan kajian denga tema “Utamakan Menasihati Diri Sendiri Sebelum Orang Lain“.

Ringkasan Ceramah Agama: Aktualisasi Akhlak Muslim

Akhlak Muslim kepada Sesama Manusia: Utamakan Menasihati Diri Sendiri Sebelum Orang Lain

Saling menasihati merupakan salah satu warisan Nabi yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau selalu mendekatkan para sahabat beliau dan umat manusia dengan nasihat dan wasiat. beliau senantiasa memberikan nasihat, wasiat, pangajaran, dan pengarahan kepada mereka dalam bentuk yang berbeda-beda.

Memberikan nasihat bisa menjadi hal yang sangat ditekankan jika memang ada orang yang meminta nasihat kepada kita. Dan hal tersebut masuk ke dalam salah satu hak sesama muslim yang harus kita tunaikan. Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Baca Juga:
Larangan Berburuk Sangka / Su'udzan - Khutbah Jumat (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

حق المسلم على المسلم ست، قالوا: وما هن يا رسول الله ؟ قال: إذا لقيه سلم عليه، وإذا دعاه أجابه ، وإذا استنصحه له نصح له، وإذا عطس فحمد الله شمته، وإذا مرض عاده، وإذا مات صحب

“Hak seorang muslim atas muslim lainnya ada enam. Para sahabt bertanya: “Apa saja keenam hal itu, wahai Rasulullah?”. Beliau menjawab: “Jika kamu bertemu dengannya, ucapkanlah salam kepadanya. Jika dia mengundangmu, penuhilah undangannya. Jika dia meminta nasihat maka nasihatilah dia. Jika dia bersian lalu memuji Allah, hendaklah kamu mengucapkan tasymit (yarhamukallah) untuknya. Jika dia sakit, maka jenguklah, jika dia meninggan, maka iringilah (jenazahnya)”.” (HR Muslim)

Sebelum menasihati orang lain, seorang muslim dituntuk agar menasihat dirinya sendiri dengan penuh kejujuran. Sebab, orang yang tidak mampu berbuat demikian telah menipu jiwanya. Orang seperti ini tidak mungkin bisa menasihati orang lain, bahkan Allah Ta’ala mengancamnya dalam ayat:

أَتَأْمُرُونَ النَّاسَ بِالْبِرِّ وَتَنسَوْنَ أَنفُسَكُمْ وَأَنتُمْ تَتْلُونَ الْكِتَابَ أَفَلاَ تَعْقِلُونَ

“Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al-Kitab (Taurat)? Maka tidaklah kamu berpikir?.” (QS Al-Baqarah [2]: 44)

Bagaimana penjelasan selengkapnya mengenai sifat saling menasihati ini? Download segera dan simak ceramah agama ini. Semoga bermanfaat.

Download Ceramah Agama “Akhlak Muslim kepada Sesama Manusia”: Saling Menasihati

Baca Juga:
Keutamaan Takut Kepada Allah - Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

Mari turut bagikan hasil rekaman ataupun link ceramah agama yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki, agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.