Rodja Peduli

Kitab At-Tauhiid

Penjelasan Makna Tauhid dan Syahadat La Ilaha Illallah – Kitab Tauhid (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

By  |  pukul 7:10 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 20 Mei 2015 pukul 10:08 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=13786

Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan kitab At-Tauhid oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Abu ‘Abdil Muhsin Firanda Andirja, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab tauhid yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr hafidzahumallah, pada Ahad sore, 28 Rajab 1436 / 18 Mei 2015. Pada pertemuan sebelumnya, Syaikh Abdurrazaq telah menjelaskan tentang “Dakwah kepada Syahadat La Ilaha Illallah“. Dan pada kajian kali ini, beliau akan menyampaikan bab tentang “Penjelasan Makna Tauhid dan Syahadat La Ilaha Illallah“. Semoga bermanfaat.

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab At-Tauhid Ini: Penjelasan Makna Tauhid dan Syahadat La Ilaha Illallah

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

أُولَـئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ مَحْذُوراً

“Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti.” (QS Al-Isra [17]: 57)

Baca Juga:
Ensiklopedi Larangan dalam Islam: Belajar Agama dengan Tujuan Mendapatkan Bagian dari Dunia dan Menyimpan Ilmu, Bagian ke-5 - TPP: Adab Menuntut Ilmu (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

Allah Ta’ala juga berfirman:

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ إِنَّنِي بَرَاء مِّمَّا تَعْبُدُونَ، إِلَّا الَّذِي فَطَرَنِي فَإِنَّهُ سَيَهْدِينِ

“Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: “Sesungguhnya aku tidak bertanggung jawab terhadap apa yang kamu sembah. Tetapi (aku menyembah) Tuhan Yang menjadikanku; karena sesungguhnya Dia akan memberi hidayah kepadaku”.” (QS Az-Zukhruf [43]: 26-27)

Allah Ta’ala juga berfirman:

اتَّخَذُواْ أَحْبَارَهُمْ وَرُهْبَانَهُمْ أَرْبَاباً مِّن دُونِ اللّهِ وَالْمَسِيحَ ابْنَ مَرْيَمَ وَمَا أُمِرُواْ إِلاَّ لِيَعْبُدُواْ إِلَـهاً وَاحِداً لاَّ إِلَـهَ إِلاَّ هُوَ سُبْحَانَهُ عَمَّا يُشْرِكُونَ

“Mereka menjadikan orang-orang alimnya dan rahib-rahib mereka sebagai tuhan selain Allah dan (juga mereka mempertuhankan) Al Masih putera Maryam, padahal mereka hanya disuruh menyembah Tuhan yang Esa, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Maha suci Allah dari apa yang mereka persekutukan.” (QS At-Taubah [9]: 31)

Simak penjelasan selengkapnya pembahasan mengenai “Penjelasan Makna Tauhid dan Syahadat La Ilaha Illallah” di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Syaikh Abdurrazaq bin Abdil Muhsin Al-Abbad Al-Badr ini. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kajian Kitab At-Tauhid Ini: Penjelasan Makna Tauhid dan Syahadat La Ilaha Illallah

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Jazakumullahu khairan

Baca Juga:
Tidak Meminta Ruqyah, Kay dan Tidak Melakukan Tathayyur

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.