Telegram Rodja Official

Kitab At-Tauhiid

Ruqyah dan Tamimah – Kitab Tauhid (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

By  | 

Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan kitab At-Tauhid oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Abu ‘Abdil Muhsin Firanda Andirja, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab tauhid yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr hafidzahumallah, pada Ahad sore, 6 Syaban 1436 / 24 Mei 2015. Pada pertemuan sebelumnya, Syaikh Abdurrazaq telah menjelaskan tentang “Memakai Gelang dan Sejenisnya untuk Menangkal Bahaya adalah Syirik“. Dan pada kajian kali ini, beliau akan menyampaikan bab tentang “Ruqyah dan Tamimah“. Semoga bermanfaat.

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab At-Tauhid Ini: Ruqyah dan Tamimah

Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari dan Muslim bahwa Abu Basyir Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu bahwa dia pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan, lalu beliau mengutus seorang utusan untuk menyampaikan pesan :

أن لا يبقين في رقبة بعير قلادة من وتر أو قلادة إلا قطعت

“Agar tidak terdapat lagi dileher onta kalung dari tali busur panah atau kalung apapun harus diputuskan.”

Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu menuturkan, “Aku telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إن الرقى والتمائم والتولة شرك

Baca Juga:
Menjaga Kehormatan Orang Lain dengan Menjauhi Dosa Ghibah - Bagian ke-1 (Ustadz Muhammad Nuzul Dzikry, Lc.)

“Sesungguhnya Ruqyah, Tamimah, dan Tiwalah adalah syirik.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Tamimah adalah sesuatu yang dikalungkan di leher anak-anak untuk menangkal dan menolak penyakit ‘ain. Jika yang dikalungkan itu berasal dari ayat-ayat Al-Qur’an, sebagian ulama terdahulu memberikan keringanan dalam hal ini, dan sebagian yang lain tidak memperbolehkan dan melarangnya, di antaranya Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu.

Ruqyah yaitu, yang disebut juga dengan istilah Ajimat. Ini diperbolehkan apabila penggunaannya bersih dari hal-hal syirik, karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan keringanan dalam hal ruqyah ini untuk mengobati ‘ain atau sengatan kalajengking.

Tiwalah adalah sesuatu yang dibuat dengan anggapan bahwa hal tersebut dapat menjadikan seorang istri mencintai suaminya, atau seorang suami mencintai istrinya.

Simak penjelasan selengkapnya pembahasan mengenai “Ruqyah dan Tamimah” di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Syaikh Abdurrazaq bin Abdil Muhsin Al-Abbad Al-Badr ini. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kajian Kitab At-Tauhid Ini: Ruqyah dan Tamimah

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Jazakumullahu khairan

Telegram Rodja Official

1 Comment

  1. aprizal

    Minggu, _31 _Mei _2015 / 31 Mei 2015 at 09:54

    Syukron jazakumullah khairan.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.