Telegram Rodja Official

Mutiara Sahur

Selamatnya Hati dan Lisan selama Puasa – Mutiara Sahur (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

By  |  pukul 9:20 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 22 Juni 2015 pukul 9:38 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=14542

Kajian Mutiara Sahur oleh: Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman kajian dari program Mutiara Sahur yang disampaikan secara live di Radio Rodja dan Rodja TV, pada Senin pagi, 5 Ramadhan 1436 / 22 Juni 2015. Kajian ini disarikan dari “(مقالات رمضانية)” karya Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr, dan dikaji oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary. Kajian ini hadir sembari menemani waktu sahur Anda dan keluarga. Pada kajian ini, Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary membahas tema tentang “Selamatnya Hati dan Lisan Selama Puasa“. Semoga bermanfaat.

Ringkasan Kajian Mutiara Sahur: Selamatnya Hati dan Lisan Selama Puasa

Salah satu hikmah dan faidah dari puasa adalah untuk melahirkan hati yang bersih dan juga jiwa yang bersih melalui latihan yang kita kerjakan selama berpuasa. Dan tentunya hal ini untuk mencapai derajat takwa seperti tujuan dari puasa itu sendiri. Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS Al-Baqarah [2]: 183)

Baca Juga:
Mengenal Ilmu Hadits - Bagian ke-3 (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga menjelaskan bahwa ibadah puasa itu bukan hanya sekedar menahan haus dan lapar, namun juga harus menjaga diri dari hal-hal yang bisa mengotori pahala puasa baik itu dosa dan maksiat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

لَيْسَ الصِّيَامَ مِنَ الْأَكْلِ وَالشُّرْبِ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ اللَّغْوِ وَالرَّفَثِ، فَإِنْ سَابَّكَ أَحَدٌ، وَجَهِلَ عَلَيْكَ فَقُلْ: إِنِّي صَائِمٌ

“Puasa itu bukanlah hanya sekedar menahan diri dari makan dan minum saja, akan tetapi puasa itu juga menahan diri dari perbuatan sia-sia dan perkataan keji. Apabila ada yang mencelamu, memakimu, atau berbuat jahil kepadamu, maka katakanlah kepadanya, “Sungguh aku sedang berpuasa.””

Di bulan Ramadhan, setiap muslim dilatih untuk senantiasa sabar. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

صَوْمُ شَهْرِ الصَّبْرِ وَثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ يُذْهِبْنَ وَحَرَ الصَّدْرِ

“Berpuasa pada bulan kesabaran (Ramadhan), dan berpuasa tiga hari setiap bulan, itu dapat menghilangkan kotoran-kotoran hati.”

Silakan download dan simak penjelasan Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary mengenai “Selamatnya Hati dan Lisan selama Puasa” di dalam rekaman kajian berikut ini. Semoga bermanfaat.

Silakan Download Kajian Mutiara Sahur: Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary – Selamatnya Hati dan Lisan selama Puasa

Mari kita share link download kajian yang bermanfaat ini, ke Facebook, Twitter, dan Google+. Semoga bermanfaat untuk kita dan saudara-saudara kita yang lain. Jazakumullahu khairan.