Telegram Rodja Official

Al-Bahrur Raa-iq fii Zuhdi war Raqaa-iq

Penyakit Riya’ – Bagian ke-6 – Kitab Bahrur Raiq (Ustadz Mahfudz Umri, Lc.)

By  |  pukul 8:20 am

Terakhir diperbaharui: Senin, 29 Juni 2015 pukul 8:46 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=14633

Ceramah agama oleh: Ustadz Mahfudz Umri, Lc.

Kajian kitab Al-Bahru Ar-Raa-iq fii Zuhdi wa Ar-Raqaa-iq (البحر الرائق في الزهد والرقائق) oleh Al-Ustadz Mahfudz Umri, Lc. yang disiarkan secara live pada Ahad pagi, 11 Ramadhan 1436 / 28 Juni 2015. Pada kajian sebelumnya telah dijelaskan tentang “Penyakit Riya’ (Bagian ke-5)“, dan pada kajian kali ini, beliau akan membawakan tema “Penyakit Riya’ (Bagian ke-6)“. Semoga bermanfaat.

Ringkasan Ceramah Agama: Penyakit Riya’ (Bagian ke-6)

Di antara cara untuk mengobati penyakit riya adalah dengan mempelajari hadits-hadits yang berkaitan dengan dahsyatnya siksaan di nereka kelak. Karena hal ini akan membuat kita takut jika beribadah dengan niat untuk selain Allah.

Dengan mengetahui dahsyatnya siksa Allah di neraka nanti, maka kita akan senantiasa berusaha beramal hanya semata-mata untuk Allah Ta’ala, bukan untuk mencari ridha manusia atau pujian manusia.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga senantiasa mewanti-wanti umatnya agar berhati-hati dengan siksa api neraka. Maka dari itu, beliau bersabda:

فاتقوا النار ولو بشق تمرة

“Takutlah kalian kepada neraka meskipun dengan sebiji kurma.”

Simak penjelasan selengkapnya mengenai “Penyakit Riya” ini di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Ustadz Mahfudz Umri, Lc. berikut ini. Smeoga bermanfaat.

Baca Juga:
Berdoa Harus Ikhlas - Fiqih Doa dan Dzikir (Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)

Dengarkan dan Download Kajian “Bahrur Raa-iq”: Penyakit Riya’ (Bagian ke-6)

Jangan lupa untuk turut serta dalam menyebarkan link download kajian ini ke Google+, Facebook, dan Twitter. Barakallahu fikum.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

9 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.