Telegram Rodja Official

Kitab At-Tauhiid

Bab Firman Allah Ta’ala Surat Saba’ Ayat 23 – Kitab Tauhid (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

By  |  pukul 8:10 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 30 Juni 2015 pukul 9:06 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=14654

Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan kitab At-Tauhid oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Abdullah Taslim, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab tauhid yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr hafidzahumallah, pada Senin sore, 12 Ramadhan 1436 / 29 Juni 2015. Pada pertemuan sebelumnya, Syaikh Abdurrazaq telah menjelaskan tentang “Bab Firman Allah Ta’ala Surat Al-A’raf Ayat 191-192“. Dan pada kajian kali ini, beliau akan menyampaikan bab tentang “Bab Firman Allah Ta’ala Surat Saba’ Ayat 23“. Semoga bermanfaat.

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab At-Tauhid Ini: Bab Firman Allah Ta’ala Surat Saba’ Ayat 23

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

حَتَّى إِذَا فُزِّعَ عَن قُلُوبِهِمْ قَالُوا مَاذَا قَالَ رَبُّكُمْ قَالُوا الْحَقَّ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْكَبِيرُ

“Sehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata “Apakah yang telah difirmankan oleh Tuhan-mu?” Mereka menjawab: (Perkataan) yang benar”, dan Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (QS Saba’ [34]: 23)

Diriwayatkan dalam kitab Shahih Bukhari, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

Baca Juga:
Tafsir Surat Muhammad Ayat 19 (Ustadz Abu Qatadah)

Apabila Allah menetapkan suatu perintah di atas langit, para malaikat mengibas-ngibaskan sayapnya, karena patuh akan firmanNya, seolah-olah firman yang didengarkannya itu bagaikan gemerincing rantai besi (yang ditarik) di atas batu rata, hal ini memekakkan mereka (sehingga jatuh pingsan karena ketakutan), “Sehingga apabila telah dihilangkan rasa takut dari hati-hati mereka, mereka berkata: “Apakah yang telah difirmankan oleh Tuhanmu?” Mereka menjawab: “(perkataan) yang benar, dan Dialah yang maha tinggi lagi maha besar”, ketika itulah setan-setan pencuri berita mendengarnya, pencuri berita itu sebagian di atas sebagian yang lainnya -Sufyan bin Uyainah menggambarkan dengan telapak tangannya, dengan direnggangkan dan dibuka jari jemarinya- ketika mereka (penyadap berita) mendengar berita itu, disampaikanlah kepada yang ada di bawahnya, dan seterusnya sampai ke tukang sihir dan tukang ramal, tapi kadang-kadang setan pencuri berita itu terkena meteor sebelum sempat menyampaikan berita itu, dan kadang-kadang seudah sempat menyampaikan berita sebelum terkena meteor, kemudian dengan satu kalimat yang didengarnya itulah tukang sihir dan tukang ramal itu melakukan seratus macam kebohongan. Mereka mendatangi tukang sihir dan tukang ramal seraya berkata: “Bukankah ia telah memberi tahu kita bahwa pada hari anu akan terjadi anu (dan itu terjadi benar), sehingga ia dipercayai dengan sebab kalimat yang didengarnya dari langit.””

Simak penjelasan selengkapnya pembahasan mengenai hukum “Bab Firman Allah Ta’ala Surat Saba’ Ayat 23” di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Syaikh Abdurrazaq bin Abdil Muhsin Al-Abbad Al-Badr ini. Semoga bermanfaat.

Baca Juga:
Orang Yang Mengucapkan لاإله إلاالله (laa ilaa ha illallah) dengan Ikhlas

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kajian Kitab At-Tauhid Ini: Bab Firman Allah Ta’ala Surat Saba’ Ayat 23

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Jazakumullahu khairan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

99 ÷ = 11

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.