Telegram Rodja Official

Fawaaidul Fawaaid

Urgensi Dzikir dan Syukur – Kitab Fawaidul Fawaid (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  |  pukul 7:10 am

Terakhir diperbaharui: Kamis, 20 Agustus 2015 pukul 3:03 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=14785

Ceramah agama oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Tiga pasal tazkiyatun nufus dari kitab Fawaidul Fawaid yang telah diselesaikan pada kesempatan sebelumnya adalah “Manusia yang Paling Bermanfaat dan Paling Mudharat”, “Macam-Macam Infaq”, serta “Pertempuran antara Malaikat dan Setan”. Kemudian pada perjumpaan ilmiah Senin pagi, 19 Ramadhan 1436 / 6 Juli 2015, pukul 06:00-07:00 WIB, Ustadz Abu Yahya Badrusalam menyampaikan pembahasan pasal “Urgensi Dzikir dan Syukur“. Kini, silakan Anda dapat mendownload rekaman ceramahnya.

[sc:status-fawaidul-fawaid-ustadz-badrusalam-2013]

Ringkasan Kajian Kitab Fawaidul Fawaid Al-Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah

Urgensi Dzikir dan Syukur (أنفع الناس وأضرهم)

مبنى الدين على قاعدتين‏:‏ الذكر والشكر،

“Pondasi agama kita ini ada dua kaidah: dzikir dan syukur.”

قال تعالى‏: فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُواْ لِي وَلاَ تَكْفُرُونِ ،سورة البقرة، الآية‏:‏ ١٥٢،

“Allah Ta’ala berfirman, “Berdzikirlah (ingatlah) kamu kepadaKu niscaya Aku akan mengingat kamu. Dan bersyukurlah kepadaKu dan jangan kamu kafir kepadaKu.” (QS Al-Baqarah [2]: 152)”

Di sini Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan 2 perkara. Yang pertama yaitu berdzikir. Dan yang kedua yaitu bersyukur.

وقال النبي صلى الله عليه وسلم لمعاذ‏‏‏:‏ ‏والله إني لأحبك فلا تنس أن تقول دبر كل صلاة ‏:‏ اللهم أعنِّي على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك‏،

Baca Juga:
Keutamaan Dzikir Pagi Petang dan Doa Setelah Adzan

“Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda kepada Mu’adz bin Jabal radhiyallahu ‘anhu, “Demi Allah, aku sungguh mencintai kamu, maka jangan kamu lupakan untuk mengucapkan kalimat ini di belakang (akhir) tiap shalat), “Ya Allah, bantu aku untuk mengingat Engkau, bantu aku untuk mensyukuri nikmatMu, dan bantu aku untuk memperbaiki ibadahku kepadaMu.”

Subhanallah ini doa yang sangat luar biasa. Di sini, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meminta bantuan kepada Allah untuk berdzikir dan bersyukur memperbaiki ibadah, padahal kalau kita pikirkan, (bahwa) dzikir itu ibadah yang mudah. Siapa sih yang di antara kita yang tidak bisa mengucapkan, “Subhanallah,” “Alhamdulillah,” “La ilaha illaLlah,” “Allahu akbar,” “La haula wa la quwwata illa biLlah.” Semua kita mampu melakukan itu. Mudah! Bahkan ketika kita mengucapkan, “Subhanallah,” mungkin hanya 1 detik, ketika kita mengucapkan, “Alhamdulillah,” hanya 1 detik, bahkan mungkin kurang, dan pahalanya pun luar biasa. Rasulullah bersabda:

وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَأُ الْمِيزَانَ

“Dan ucapan “alhamdulillah” itu memenuhi timbangan.”

وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَآَنِ أَوْ تَمْلَأُ مَا بَيْنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ

“Serta ucapan “subhanallah” dan “alhamdulillah” memenuhi yang ada di langit dan di bumi.”

Masya Allah…
Tapi subhanallah, banyak orang yang tidak dibantu oleh Allah untuk berdzikir!

Simak yuk ceramah ini dan semoga dengan menghayati dan mengamalkan kandungannya, Allah senantiasa membantu kita untuk mudah berdzikir kepadaNya.

Baca Juga:
Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: Hadits 1118-1122 - TPP: Dua Bangkai dan Darah yang Halal, Dua Dosa yang Disegerakan Sanksinya, hingga Kewajiban Menjaga Lisan (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Simak dan Download Kajian Kitab Fawaidul Fawaid: Urgensi Dzikir dan Syukur

Share ceramah yang sarat akan penyucian jiwa ini ke Facebook, Twitter, dan Google+. Silakan gunakan tombol-tombol media sosial yang telah tersedia di bawah ini.

3 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 × 3 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.