Telegram Rodja Official

Aktualisasi Akhlak Muslim

Etika dalam Menyampaikan Nasihat – Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

By  | 

Notice: Undefined variable: PodpressSettings in /home/radiorod/public_html/wp-content/plugins/powerpress/powerpress.php on line 3565

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.

Ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary ini merupakan hasil rekaman pada Selasa, 12 Syawal 1436 / 28 Juli 2015. Ceramah agama ini berkaitan dengan seri pembahasan Aktualisasi Akhlak Muslim, yang sangat penting untuk diketahui oleh setiap muslim. Pada pertemuan sebelumnya beliau telah menjelaskan tentang “Agama adalah Nasihat“, dan kali ini beliau akan membawakan kajian denga tema “Etika dalam Menyampaikan Nasihat“.

Ringkasan Ceramah Agama: Aktualisasi Akhlak Muslim

Akhlak Muslim kepada Sesama Manusia: Etika dalam Menyampaikan Nasihat

Berikut ini etika yang harus dijaga saat kita memberikan nasihat kepada orang lain:

1. Ikhlas karena Allah
Hendaknya seseorang memberikan atau menyampaikan nasihat demi mengharap ridha Allah Ta’ala dan pahala akhirat. Bukan karena ingin meraih keuntungan duniawi, ingin dipuji, ataupun menggapai tujuan duniawi lainnya.

2. Berdasarkan ilmu
Ini merupakan keharusan, tanpa didasari ilmu, bisa jadi nasihat yang diberikan judtru menyeru kepada kemungkaran serta mencegah dari hal-hal yang ma’ruf. Minimal seseorang harus menguasai apa yang hendak dinasihatkannya.

3. Santun dan lemah lembut
Hendaklah menyampaikan nasihat dengan lemah lembut dan santun. Dengan kelembutan itulah hati akan lebih lapang sehingga mau menerima nasihat.

Baca Juga:
Faedah dan Keutamaan Akhlak Mulia - Bagaian 2 - Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

Dalam Al-Quran disebutkan bahwa Allah Ta’ala memerintahkan dua nabiNya, Musa dan Harun, untuk bersikap lemah lembut terhadap seorang penguasa yang kafir, sombong, dan melampaui batas pada masanya, yaitu Firaun. Meskipun demikian, Allah berfirman kepada keduanya:

فَقُولَا لَهُ قَوْلاً لَّيِّناً لَّعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى

“Maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut”.” (QS Thaha [20]: 44)

Dalam ayat yang lain, Allah Ta’ala berfirman kepada kekasihNya, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam:

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللّهِ لِنتَ لَهُمْ وَلَوْ كُنتَ فَظّاً غَلِيظَ الْقَلْبِ لاَنفَضُّواْ مِنْ حَوْلِكَ

“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.” (QS Ali Imran [3]: 159)

4. Memilih cara yang tepat
5. Bukan mencela atau menyebar aib keburukan
6. Menasihati dengan cara rahasia
7. Bersabar

Bagaimana penjelasan selengkapnya mengenai “Etika dalam Menyampaikan Nasihat” ini? Download segera dan simak ceramah agama ini. Semoga bermanfaat.

Download Ceramah Agama “Akhlak Muslim kepada Sesama Manusia”: Etika dalam Menyampaikan Nasihat

Mari turut bagikan hasil rekaman ataupun link ceramah agama yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki, agar orang lain bisa turut mengambil manfaatnya. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

Baca Juga:
Hikmah Disyari'atkannya Puasa Ramadhan - Khutbah Jumat (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)
Telegram Rodja Official

1 Comment

  1. Gusnaldy

    Kamis, _30 _Juli _2015 / 30 Juli 2015 at 19:58

    Syukroon cramaah nya akhi…toyyibb..

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.