Select Page

Tabligh Akbar: Kewajiban Mencintai Para Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam (Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin ‘Amir Ar-Ruhaili)

Radio RodjaDownloadKajianSyaikh Ibrahim bin 'Amir Ar-RuhailiTematikTabligh Akbar: Kewajiban Mencintai Para Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam (Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin ‘Amir Ar-Ruhaili)

Tabligh Akbar: Kewajiban Mencintai Para Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam (Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin ‘Amir Ar-Ruhaili)

Terakhir diperbaharui: Jumat, 22 Syawal 1436 / 07 Agustus 2015 pukul 11:09
Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=15180

Kajian tabligh akbar oleh: Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin ‘Amir Ar-Ruhaili
Penerjemah: Ustadz Beni Sarbeni, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman kajian dari Tabligh Akbar yang dilaksanakan di Masjid Darul Ma’arif IPDN, Sumedang pada Ahad, 17 Syawal 1436 / 2 Agustus 2015 bersama Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin ‘Amir Ar-Ruhaily hafidzahu Ta’ala. Tabligh akbar ini juga disiarkan secara live di Radio Rodja dan Rodja TV. Pada tabligh akbar kali ini, Syaikh Ibrahim Ar-Ruhaili hafidzahullahu Ta’ala membawakan sebuah tema yang sangat penting, yaitu “Kewajiban Mencintai Para Sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam“. Semoga rekaman tabligh akbar ini bermanfaat.

Rekaman video: Syaikh Prof. Dr. Ibrahim bin ‘Amir Ar-Ruhaili – Kewajiban Mencintai Para Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Ringkasan Tabligh Akbar bersama Syaikh Ibrahim Ar-Ruhaily: Kewajiban Mencintai Para Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Para ulama mengatakan bahwa yang dimaksud dengan sahabat nabi adalah:

مَنْ لَقِيَ النَّبِيَّ مُؤْمِنًا بِهِ وَمَاتَ عَلَى ذَلِكَ

“Setiap orang yang berjumpa dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan beriman dan meninggal dunia dalam keadaan beriman pula.”

Ada sebagian orang yang mendefinisikan sebagai:

مَنْ رَأَى النَّبِيَّ

“Setiap orang yang pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Ungkapan ini merupakan definisi yang kurang tepat karena bisa jadi yang berjumpa dengan Nabi adalah orang yang buta. Jadi yang tepat adalah definisi yang pertama yaitu setiap orang yang berjumpa dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan beriman dan meninggal dunia dalam keadaan beriman pula.

Para sahabat Nabi memiliki hak-hak yang sangat agung sebagaimana disebutkan di dalam banyak dalil baik itu dalam Al-Quran maupun hadits. Di antara hak-hak para sahabat Nabi adalah meyakini keutamaan-keutamaan yang telah Allah berikan kepada mereka. Mereka adalah sebaik-baiknya umat, mereka adalah umat pilihan, dan tidak ada umat setelahnya yang bisa menyamai mereka.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِي ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ

“Sebaik-baik manusia adalah pada masaku (yaitu generasi para sahabat Nabi Muhammad), kemudian yang sesudahnya (generasi tabi’in), kemudian yang sesudahnya (generasi tabi’ut tabi’in).” (HR Al-Bukhari no. 2509)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:

لا تَسُبُّوا أَصْحَابِي، فَوَالَّذِي نَفْسِ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَوْ أَنَّ أَنْفَقَ أَحَدَكُمْ مِثْلَ أُحُدٍ ذَهَبًا مَا بَلَغَ مُدَّ أَحَدِهِمْ وَلا نَصِيفَهُ

Janganlah kalian mencela para sahabatku! Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tanganNya, kalau seandainya kalian menginfakkan emas sebesar Gunung Uhud, niscaya tidak akan menyamai satu mud (cakupan penuh 2 telapak tangan yang digabungkan) atau setengahnya dari pahala salah seorang dari mereka.” (Muttafaqun ‘alaihi)

Silakan simak penjelasan Syaikh Ibrahim Ar-Ruhaily hafidzahullah mengenai Kewajiban Mencintai Para Sahabat Nabi, dengan mendownload rekaman kajian tabligh akbar ini. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Kajian Tabligh Akbar – Syaikh Ibrahim Ar-Ruhaili: Kewajiban Mencintai Para Sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download tabligh akbar ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ Anda. Semoga Allah Ta’ala membalas kebaikan Anda semua.

, , , , , , , , , , , , , , , , ,

About The Author

Menebar Cahaya Sunnah

Tinggalkan Balasan

Waktu

Jakarta:
Mekkah:

Radio Streaming

Server Internasional High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 120 | Maksimal: 3072

Server Internasional Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 38 | Maksimal: 3072

Server Indonesia High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 29 | Maksimal: 2000

Server Indonesia Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 44 | Maksimal: 2000

Audio RodjaTV High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 130 kbps | Pendengar: 51 | Maksimal: 2000

Jadwal Acara

Jadwal Hari Ahad

00:00 — 01:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

01:00 — 02:00 AsatidzKajian TematikRekaman

02:00 — 05:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

05:30 — 07:00 Ustadz Mahfudz Umri, Lc.Menuju Kelembutan HatiLIVE dari Bekasi

07:00 — 07:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

07:30 — 10:00 Ustadz Ali SubanaRodja CeriaLIVE dari Studio TV

10:00 — 11:00 Ustadz Yazid bin Abdul Qadir JawasKajian TematikRekaman

11:00 — 12:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

12:30 — 13:00 Penerjemah: Ustadz JunaediFatawa UlamaRekaman

13:00 — 14:30 Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.Al Fawaaidul Fawaa'idRekaman

14:30 — 17:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

17:00 — 18:00 Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al 'Abbad Al BadrAl Kabaa'irLIVE dari Madinah

18:00 — 19:00 Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.Silsilah Hadits ShahihLIVE dari Masjid Al Barkah CIleungsi

20:00 — 21:30 AsatidzKajian TematikRekaman

21:30 — 22:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

22:00 — 23:30 Ustadz Abu Haidar As SundawyQoulul MufidRekaman

22:30 — 00:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

Arsip