Masjid Al-Barkah

Fiqih Do'a dan Dzikir

Keutamaan Do’a – Bagian ke-1 – Fiqih Do’a dan Dzikir (Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)

By  |  pukul 3:59 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 31 Agustus 2023 pukul 6:03 am

Tautan: https://rodja.id/3yw

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abdullah Zaen, M.A.

Berikut ini, rekaman audio MP3 kajian fiqih do’a dan dzikir bersama Ustadz Abdullah Zaen yang rutin diselenggarakan tiap Senin pagi, kajian ini disiarkan live pada Senin pagi, 23 Dzulqa’dah 1436 / 7 September 2015, pukul 10:00-11:00 WIB. Pada kajian kali ini, beliau menyampaikan kajian dengan tema “Keutamaan Do’a (Bagian ke-1)“, setelah sebelumnya menjelaskan tentang Perbedaan antara Dzikir dan Do’a. Silakan, Anda dapat download rekaman kajiannya atau dengarkan langsung.

Ringkasan Ceramah Agama: Keutamaan Do’a (Bagian ke-1)

Sebelum kita membahas tentang apa saja doa yang diajarkan oleh Allah Ta’ala di dalam Al-Qur’an dan NabiNya shallallahu ‘alaihi wa sallam di dalam hadits-hadits shahihnya, alangkah baiknya jika kita mengetahui apa saja keutamaan dari doa yang bisa kita raih. Sehingga dengan itu kita jadi lebih termotivasi dalam berdoa kepada Allah.

Berdoa itu bukan sekedar meminta, sehingga muncul anggapan yang salah dari sebagian orang bahwa orang yang berdoa itu berarti menunjukan bahwa dirinya lemah dan suka meminta-minta. Sifat meminta-minta memang dilarang didalam Islam, namun jika memintanya kepada Allah Ta’ala maka itu justru dianjurkan, dan itu termasuk ibadah.

Allah Ta’ala memerintahkan hamba-hambaNya untuk meminta dan berdoa kepadaNya. FirmanNya:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِي سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Baca Juga:
Akhlak Muslim kepada Rabbnya: Takut / Khauf (Bagian ke-2) - Aktualisasi Akhlak Muslim (Ustadz Abu Ihsan Al-Atsary, M.A.)

“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina”.” (QS Al-Mukmin [40]: 60)

Di dalam ayat tersebut ada perintah dari Allah Ta’ala untuk berdoa, bahkan bukan hanya perintah namun terdapat janji Allah yang akan mengabulkan doa hamba-hambaNya. Selanjutnya Allah Ta’ala mencela hamba-hambaNya yang sombong dari tidak mau berdoa kepadaNya. Dan mereka mendapat ancaman neraka dari Allah Ta’ala.

Simak penjelasan selengkapnya mengenai “Keutamaan Do’a (Bagian ke-1)” bersama Ustadz Abdullah Zaen dengan mendengarkannya langsung melalui player yang kami sediakan atau download rekaman kajiannya sekarang juga. Semoga bermanfaat.

Download Ceramah Agama: Keutamaan Do’a (Bagian ke-1)

Jangan lupa untuk membagikan link download ceramah kepada saudara-saudara kita melalui akun Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Semoga Allah membalas amal kebaikan kita. Aamiin.

1 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.