Telegram Rodja Official

Tematik

Mulia dengan Manhaj Salaf (Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas – Masjid Jami’ Al-Mu’min Bandar Lampung)

By  |  pukul 12:10 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 02 Agustus 2016 pukul 3:28 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=15808

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas

Sebuah ceramah agama Islam yang merupakan hasil rekaman dari kegiatan tabligh akbar yang diselenggarakan di Masjid Jami’ Al Mu’min, Jl. Pulau Sangiang no. 14, Kel. Sukarame, Kec. Sukarame, Bandar Lampung pada Ahad, 22 Dzulqa’dah 1436 H / 6 September 2015, pukul 09.00 s.d. 11:50 WIB. Adalah sebuah tabligh akbar bersama Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas dengan mengangkat tema dari salah satu judul buku karya beliau, “Mulia dengan Manhaj Salaf“. Mari simak hasil dokumentasi tabligh akbar ini atau Anda langsung unduh (download) berkas / file-nya.

Rekaman video: Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas – Mulia dengan Manhaj Salaf – Bandar Lampung 1436 / 2015

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Mulia dengan Manhaj Salaf

Pada hakikatnya, manhaj Salaf merupakan Islam itu sendiri. Jadi, mengikuti manhaj Salaf bukanlah sesuatu yang baru, bukan aliran baru, bukan pemahaman baru, bukan golongan, dan bukan sekte; adalah Islam itu sendiri, Islam yang murni yang telah ditinggalkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

لقد تركتكم على المحجة البيضاء ليلها كنهارها لا يزيغ عنها بعدي إلا هالك

“Aku tinggalkan kalian agama Islam ini putih bersih, malamnya seperti siangnya, dan tidaklah orang meninggalkan ajaran yang putih bersih melainkan orang itu pasti binasa.”

Baca Juga:
Wali Adalah Salah Satu Syarat Sahnya Nikah

Rasulullah tinggalkan agama Islam ini putih bersih, Al-Quran dan Sunnah, tidak ada bercak-bercak syirik, bid’ah, dan perpecahan. Orang yang menyimpang dari jalan ini pasti sesat.

Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

ستفترق أمتي على ثلاث وسبعين فرقة، كلها في النار إلا واحدة

“Umatku akan berpecah menjadi 73 golongan: 72 golongan masuk neraka, 1 golongan yang masuk surga.”

Ketika Nabi menyebutkan, bahwa hanya satu yang masuk surga, maka Rasulullah ditanya siapakah golongan tersebut. Kemudian, Rasulullah menjawab, “Al-Jama’ah”. Disebutkan dalam riwayat yang lain, Nabi mengatakan tentang satu golongan yang selamat itu:

ما أنا عليه وأصحابي

“(Yaitu) orang-orang yang mengikuti aku dan para sahabatku.”

Pengertian Salaf

Istilah Salaf adalah sifat yang khusus dimutlakkan kepada para sahabat radhiyallahu ‘anhum ajma’in. Ketika disebutkan “Salaf“, maka yang dimaksud adalah para sahabat radhiyallahu ‘anhum ajma’in, adapun selain mereka ikut serta dalam makna Salaf yaitu orang-orang yang mengikuti mereka. Artinya, bila mereka mengikuti para sahabat, maka disebut Salafiyyin, yaitu orang-orang yang mengikuti Salafush shalih.

Allah Tabaraka wa Ta’ala berfirman:

وَالسَّابِقُونَ الأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهَاجِرِينَ وَالأَنصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُم بِإِحْسَانٍ رَّضِيَ اللّهُ عَنْهُمْ وَرَضُواْ عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي تَحْتَهَا الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَداً ذَلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ (التوبة: ١٠٠)

Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka pun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar. (QS At-Taubah [9]: 100)

Baca Juga:
Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 93 - 96 (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Mari simak dan download ceramah agama Islam ilmiah dan manhajiyyah oleh Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas.

Download Ceramah Agama: Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas – Mulia dengan Manhaj Salaf

Mari berbagi manfaat dan semoga setiap Muslimin yang telah mengambil manfaat darinya menjadi ladang pahala bagi kita, Aamiin.

3 Comments

    Leave a Reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    × 2 = 10

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.