Rodja Peduli

Ensiklopedi Akhlak

Keutamaan Akhlak Mulia – Ensiklopedi Akhlak (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

By  |  pukul 8:26 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 17 November 2016 pukul 10:31 am

Tautan: http://rodja.id/ht

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Haidar As-Sundawy

Berikut ini merupakan rekaman ceramah agama dari pembahasan “Ensiklopedi Akhlak”, yang disampaikan oleh Ustadz Abu Haidar secara rutin pada minggu ketiga setiap bulannya di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Cileungsi, Bogor. Pada kajian kali ini, beliau akan menjelaskan tentang Keutamaan Akhlak Mulia. Kajian ini juga disiarkan secara langsung di Radio Rodja dan RodjaTV pada Jumat sore, 5 Dzulqa’dah 1436 / 20 Agustus 2015. Semoga bermanfaat.

Ringkasan Kajian Ensiklopedi Akhlak

Keutamaan Akhlak Mulia

Perkara akhlak merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari ajaran Islam. Bahkan aplikasi nyata dan riil dari ajaran Islam adalah akhlak. Oleh karena itulah bagus dan jeleknya keislaman seseorang salah satunya bisa dilihat bagus tidaknya akhlaknya.

Akhlak juga merupakan perintah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala dan dari RasulNya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di dalam Al-Qur’an banyak sekali ayat-ayat yang bernada perintah untuk memiliki akhlak yang mulia. Di antaranya adalah firmanNya:

إِنَّ اللّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ وَإِيتَاء ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ

“Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran.” (QS An-Nahl [16]: 90)

Baca Juga:
Kajian Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah - Hadits 1394-1400 (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Berbuat adil merupakan akhlak, berbuat baik, memberi kepada kerabat juga merupakan akhlak. Dan setiap kita wajib untuk menjauhi segala perbuatan keji dan munkar yang dapat merusak akhlak kita.

Di dalam ayat yang lain, Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

“Jadilah engkau pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang baik, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.” (QS Al-Araf [7]: 199)

Tiga poin yang ada di dalam ayat tersebut merupakan perintah Allah, dan semuanya termasuk ke dalam akhlak. Termasuk di antara kemulian akhlak adalah apabila ada orang yang membawa berita buruk dan menyampaikannya kepada kita, maka kita harus menyikapinya dengan benar.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِن جَاءكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَأٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْماً بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS Al-Hujurat [49]: 6)

Simak selengkapnya penjelasan tentang “Keutamaan Akhlak Mulia” di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Ustadz Abu Haidar hafidzahulllah melalui rekaman audio yang kami sediakan atau dengarkan langsung melalui player. Semoga bermanfaat.

Baca Juga:
Adab Berbicara - Fiqih Pendidikan Anak (Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)

Download Kajian Ensiklopedi Akhlak

Jangan lupa untuk turut berbagi link donwload ceramah ini ke Facebook, Twitter, dan Google+, semoga bermanfaat bagi amal kita dan saudara Muslimin kita.

4 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.