Masjid Al-Barkah

Al-Qaulul Mufiid

Bab Larangan Menjadikan Sekutu bagi Allah – Bagian ke-2 – Kitab Al-Qaulul Mufid (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

By  |  pukul 7:58 pm

Terakhir diperbaharui: Sabtu, 19 September 2015 pukul 9:18 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=16007

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Haidar As-Sundawy

Berikut ini merupakan rekaman ceramah agama dari pembahasan kitab Al-Qaulul Mufiid, yang disampaikan oleh Ustadz Abu Haidar. Pada pertemuan sebelumnya beliau menjelaskan tentang Bab Larangan Menjadikan Sekutu bagi Allah (Bagian ke-1), dan pada ceramah agama ini, beliau akan menjelaskan tentang Bab Larangan Menjadikan Sekutu bagi Allah (Bagian ke-2). Ini adalah rekaman dari siaran live yang berlangsung di Radio Rodja dan RodjaTV pada Jumat sore, 4 Dzulhijjah 1436 / 18 September 2015. Semoga bermanfaat.

[sc:status-al-qaulul-mufid-ustadz-abu-haidar-2013]

Ringkasan Kajian Kitab Qaulul Mufid

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَلاَ تَجْعَلُواْ لِلّهِ أَندَاداً وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ

“Dan janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui.”

Mengenai ayat ini, ada hadits yang berasal dari perkataan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, yang mana beliau mengatakan bahwa:

الأنداد هو: الشرك أخفى من دبيب النمل على صفاة سوداء في ظلمة الليل

“Itu adalah syirik yang lebih samar dibanding merayarnya semut hitam di atas batu hitam dalam keadaan gelap malam.”

Simak selengkapnya penjelasan tentang “Bab Larangan Menjadikan Sekutu bagi Allah” dari hadits ini, oleh Ustadz Abu Haidar hafidzahulllah melalui rekaman audio yang kami sediakan. Semoga bermanfaat.

Download Kajian Kitab Qaulul Mufid

Baca Juga:
Berilmu Sebelum Berkata dan Beramal - Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

Jangan lupa untuk turut berbagi link donwload ceramah ini ke Facebook, Twitter, dan Google+, semoga bermanfaat bagi amal kita dan saudara Muslimin kita.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.