Telegram Rodja Official

Khutbah Idul Adha

Pelajaran Berharga dari Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail – Khutbah Idul Adha (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  | 

Notice: Undefined variable: PodpressSettings in /home/radiorod/public_html/wp-content/plugins/powerpress/powerpress.php on line 3565

Khutbah Jumat oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman dari khutbah Idul Adha yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam di Lapangan SDIT Cahaya Sunnah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor pada Kamis, 10 Dzulhijjah 1436 / 24 September 2015. Pada khutbah Idul Adha ini, beliau menyampaikan tema tentang “Pelajaran Berharga dari Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail“. Mari kita simak dan download khutbah Idul Adha ini, semoga bermanfaat.

Ringkasan Khutbah Idul Adha: Pelajaran Berharga dari Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail

Ummatal Islam, hari ini seluruh umat Islam di dunia ini sedang merayakan sebuah perayaan yang agung, yaitu perayaan Idul Adha. Dan hal ini mengingatkan kepada kita sebuah kisah yang besar, yang Allah Subhanahu wa Ta’ala kisahkan di dalam Al-Qur’an.

Kisah penyembelihan yang agung, penyembilihan yang dilakukan oleh nabi sekaligus kekasih Allah, yaitu Nabi Ibrahim ‘alaihissalam. Yang mana beliau diperintahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk menyembelih anak kesayangannya, anak yang telah lama ia tunggu bertahun-tahun kehadirannya. Namun ternyata, ketika beliau telah diberikan oleh Allah anak, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih anaknya tersebut.

Baca Juga:
Tafsir Surat Al-Hujurat (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Hati siapa yang tidak sedih ketika ia diperintahkan untuk menyembelih anak yang paling ia sayangi. Hati siapa yang tidak akan merasa berat menghadapi perintah yang sangat pahit seperti itu. Namun, itulah bentuk keimanan, kepatuhan, ketundukan, dan bentuk taslim yang sangat sempurna kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ketika Nabi Ibrahim mengemukakan tentang mimpinya kepada anaknya, yaitu Nabi Ismail:

يَا بُنَيَّ إِنِّي أَرَى فِي الْمَنَامِ أَنِّي أَذْبَحُكَ فَانظُرْ مَاذَا تَرَى

“Wahai anakku, sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka bagaimana pendapatmu!” (QS Ash-Shafat [37]: 102)

Mendengar hal tersebut maka Nabi Ismail pun menjawabnya dengan jawaban seorang anak yang shalih, yang berbakti kepada orang tuanya dan bertakwa kepada RabbNya:

يَا أَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُ سَتَجِدُنِي إِن شَاء اللَّهُ مِنَ الصَّابِرِينَ

“Wahai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. (QS Ash-Shafat [37]: 102)

Subhanallah, kisah yang sangat agung yang menggambarkan betapa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail adalah dua hamba yang sangat tunduk kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Silakan simak penjelasan selengkapnya dari khutbah Idul Adha yang singkat namun bermanfaat ini dengan mendownloadnya sekarang juga. Semoga Bermanfaat.

Dengarkan dan Download Khutbah Jumat Idul Adha: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Baca Juga:
Adab Berhari Raya Idul Fitri (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Jangan lupa untuk ikut membagikan link download khutbah Jum’at ini, kepada saudara Muslimin kita baik itu melalui Facebook, Twitter, atau Google+ Anda. Semoga Allah membalas kebaikan Anda.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.