Telegram Rodja Official

Fiqih Do'a dan Dzikir

Keutamaan Do’a – Bagian ke-3 – Fiqih Do’a dan Dzikir (Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)

By  | 

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abdullah Zaen, M.A.

Berikut ini, rekaman audio MP3 kajian fiqih do’a dan dzikir bersama Ustadz Abdullah Zaen yang rutin diselenggarakan tiap Senin pagi, kajian ini disiarkan live pada Senin pagi, 28 Dzulhijjah 1436 / 12 Oktober 2015, pukul 10:00-11:00 WIB. Pada kajian kali ini, beliau menyampaikan kajian dengan tema “Keutamaan Do’a (Bagian ke-3)“, setelah sebelumnya menjelaskan tentang Keutamaan Do’a (Bagian ke-2). Silakan, Anda dapat download rekaman kajiannya atau dengarkan langsung.

Ringkasan Ceramah Agama: Keutamaan Do’a (Bagian ke-3)

Beberapa keutamaan do’a yang termaktub di dalam hadits-hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di antaranya adalah:

1. Do’a adalah ibadah

Pernyataan bahwa do’a adalah ibadah merupakan sebuah keutamaan. Karena segala sesuatu yang termasuk ibadah berarti sesuatu itu istimewa. Karena ibadah merupakan sesuatu yang dicintai oleh Allah Ta’ala. Jadi apapun yang dicintai oleh Allah itu pasti istimewa.

Di dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَة

“Do’a itu adalah ibadah.”

Hadits ini mejelaskan secara gamblang bahwasanya do’a itu merupakan ibadah. Sehingga ketika kita mengetahui bahwa do’a itu adalah ibadah, berarti do’a itu adalah sesuatu yang dicintai oleh Allah Ta’ala dan RasulNya shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Dan konsekuensi dari setelah kita mengetahui bahwa doa itu ibadah adalah kita tidak boleh berdoa kepada selain Allah. Karena segala macam bentuk ibadah tidak ada yang diperbolehkan untuk dipalingkan kepada selain Allah.

Baca Juga:
Adab Berbicara - Fiqih Pendidikan Anak (Ustadz Abdullah Zaen, M.A.)

2. Orang yang tidak berdo’a akan dimurkai oleh Allah

Orang yang tidak mau berdo’a akan mendapatkan murka dari Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan hadits ini dinyatakan hasan oleh Syaikh Al-Albani. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ لَمْ يَدْعُ اللهَ غَضِبَ اللَّهُ عَلَيْهِ

“Barangsiapa yang tidak berdo’a kepada Allah, maka Allah akan murka kepadanya.”

Simak penjelasan selengkapnya mengenai “Keutamaan Do’a (Bagian ke-3)” bersama Ustadz Abdullah Zaen dengan mendengarkannya langsung melalui player yang kami sediakan atau download rekaman kajiannya sekarang juga. Semoga bermanfaat.

Download Ceramah Agama: Keutamaan Do’a (Bagian ke-3)

Jangan lupa untuk membagikan link download ceramah kepada saudara-saudara kita melalui akun Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Semoga Allah membalas amal kebaikan kita. Aamiin.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.