Telegram Rodja Official

Kitab At-Tauhiid

Ingkar kepada Nikmat Allah – Kitab Tauhid (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

By  | 

Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan kitab At-Tauhid oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Abu ‘Abdil Muhsin Firanda Andirja, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab tauhid yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr hafidzahumallah, pada Senin sore, 28 Dzulhijjah 1436 / 12 Oktober 2015. Pada pertemuan sebelumnya, Syaikh Abdurrazaq telah menjelaskan tentang “Mengingkari Sebagian dari Nama dan Sifat Allah“. Dan pada kajian kali ini, beliau akan menyampaikan bab tentang “Ingkar kepada Nikmat Allah“. Semoga bermanfaat.

Pembahasan dalam Rekaman Kajian Kitab At-Tauhid Ini: Ingkar kepada Nikmat Allah

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

يَعْرِفُونَ نِعْمَتَ اللّهِ ثُمَّ يُنكِرُونَهَا وَأَكْثَرُهُمُ الْكَافِرُونَ

“Mereka mengetahui nikmat Allah, kemudian mereka mengingkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir.” (QS An-Nahl [16]: 83)

Dalam menafsiri ayat di atas, Mujahid berkata bahwa maksudnya dalah kata-kata seseorang, “Ini adalah harta kekayaanku yang aku warisi dari nenek moyangku.”

‘Aun bin Abdullah mengatakan, “Yakni kata mereka, “Kalau bukan karena Fulan, tentu tidak akan menjadi begini”.”

Menurut tafsiran Ibnu Qutaibah, “Mereka itu mengatakan, “Adalah berkat syafa’at sesembahan-sesembahan kita”.”

Baca Juga:
Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: Hadits 1123-1127 - TPP: Larangan Qaza, Haramnya Terlalu Dalam Membahas Takdir, hingga Tiga Hal yang Ditakutkan Nabi atas Umatnya (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Abu Al-Abbas setelah mengupas hadits yang diriwayatkan dari Zaid bin Khalid yang isinya bahwa Allah Ta’ala berfirman, “Pagi ini, di antara hamba-hambaKu ada yang beriman kepadaKu dan ada pula yang kafir…” dst, sebagaimana telah disebutkan di atas, ia mengatakan:

“Hal ini banyak terdapat dalam Al-Quran maupun As-Sunnah. Allah Ta’ala mencela orang yang berbuat syirik kepadaNya dengan menisbatkan nikmatNya kepada selainNya. Di antara kaum salaf ada yang mengatakan, “Yaitu seperti kata mereka, “Anginnya enak, nahkodanya tangkas dan sebagainya, yang sering keuar dari ucapan orang banyak””.”

Simak penjelasan selengkapnya pembahasan mengenai “Ingkar kepada Nikmat Allah” di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Syaikh Abdurrazaq bin Abdil Muhsin Al-Abbad Al-Badr ini. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Seri Kajian Kajian Kitab At-Tauhid Ini: Ingkar kepada Nikmat Allah

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Jazakumullahu khairan

Telegram Rodja Official

1 Comment

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.