Rodja Peduli

Al-Ghaayah wa At-Taqriib - Matan Abu Syuja

Bab Ikrar – Kitab Matan Abu Syuja’ (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

By  |  pukul 7:40 am

Terakhir diperbaharui: Kamis, 15 Oktober 2015 pukul 9:57 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=16475

Kajian oleh: Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab Al-Ghayah wa At-Taqrib atau biasa disebut Matan Abu Syuja’, kajian ini mengambil pembahasan khusus yaitu yang berkaitan dengan fiqih mu’amalat. Kitab ini merupakan kitab fiqih Madzhab Syafi’i, karya Syaikh Abu Syuja’ Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani rahimahullah. Kajian ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. pada Kamis pagi, 2 Al-Muharram 1437 / 15 Oktober 2015. Pada pertemuan yang lalu, Ustadz Erwandi telah menyampaikan tentang “Bab Wakalah (Bagian Ke-2)“, dan pada pertemuan kali ini beliau akan membahas Kitabul Buyu’ yaitu tentang “Bab Ikrar“.

Ringkasan Kajian Kitab Matan Abu Syuja’

Kitabul Buyu’ (كتاب البيوع) Bab Ikrar

Pada kajian kali ini akan dibahas mengenai permasalah “Bab Ikrar“. Penulis kitab ini, yaitu Syaikh Abu Syuja’ Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani rahimahullah berkata:

فصل: والمُقَرُّ به ضَرْبان: حق الله تعالى، وحق الآدمي:
فحق الله تعالى يَصِحُّ الرجوع فيه عن الإقرار به.
وحق الآدمي لا يصح الرجوع فيه عن الإقرار به.
وتَفْتَقِر صحة الإقرار إلى ثلاثة شرائط:البلوغ والعقل والإختيار. وإن كان بمال اعتُبِرَ فيه شرط رابع وهو الرُّشد.
وإذا أقر بمجهول رُجِعَ إليه في بيانه.
ويصح الاستثناء في الإقرار إذا وَصَلَه به.
وهو في حال الصِّحة والمرض سَوَاء.

Baca Juga:
Riba Jual Beli - Bagian ke-2 - Kitab Matan Abu Syuja' (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

Bab ikrar ada dua objek atau bentuk, yaitu hak Allah Ta’ala dan hak manusia. Berkaitan dengan hak Allah Ta’ala diperbolehkan baginya rujuk darinya. Adapun berkaitan dengan hak manusia, maka tidak diperbolehkan rujuk darinya.”

“Sebuah ikrar (pengakuan) akan dianggap sah apabila memenuhi tiga syarat, yaitu orang yang berikrar harus sudah baligh, berakal, dan dia tidak dipaksa. Jika ikrar itu berkaitan dengan harta maka ada syarat yang keempat, yaitu dia belum baligh tapi cerdas.”

“Apabila dia membuat ikrar dengan suatu hal yang majhul (tidak diketahui), maka perkaranya dikembalikan pada penjelasannya (dia harus menjelaskannya). Dan ikrar dalam keadaan sehat maupun sakit itu sama saja, diterima ikrarnya dan ditindaklanjuti.”

Simak selengkapnya penjelasan mengenai hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan bab ikrar ini bersama Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi. Semoga bermanfaat.

Download Kajian Kitab Matan Abu Syuja’ (Kitabul Buyu’) – Bab Ikrar

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link download kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

1 Comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.