Masjid Al-Barkah

At-Tafsiir Al-Muyassar

Tafsir Surat Al-Buruj – Bagian ke-2 – Kitab Tafsir Al-Muyassar (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  |  pukul 9:10 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 02 Maret 2017 pukul 8:26 am

Tautan: http://rodja.id/yq

Ceramah agama Islam tentang tafsir Al-Qur’an Al-Karim oleh: Al-Ustadz Badrusalam, Lc.

Sebuah ceramah seri Tafsir Juz ‘Amma yang telah sampai kepada pembahasan Surat Al-Buruj, di mana pada kajian tafsir sebelumnya telah disinggung pembahasan tafsir beberapa ayat darinya (termasuk di dalamnya diuraikan kisah Ash-habul Ukhdud), sehingga pada Selasa malam, 25 Dzulqa’dah 1436 / 8 September 2015, ba’da Maghrib hingga Isya’, kita alhamdulillah dapat melanjutkannya kembali. Silakan simak dan download ceramah “Tafsir Surat Al-Buruj (Bagian ke-2)” sekarang juga. Ceramah ini disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor.

NB: Mohon maaf, pada ceramah ini memang tidak ada sesi tanya-jawab.

NB2: Sekali lagi mohon maaf, dikarenakan adanya gangguan teknis, sehingga rekaman video ceramah tidak dapat kami hadirkan.


[sc:status-tafsir-al-muyassar-ustadz-badrusalam-2013]

Al-Qur’an Al-Karim, Surat Al-A’la (87)

Berikut adalah ayat-ayat dari Surat Al-Buruj yang tafsirnya dikaji pada ceramah tafsir Al-Qur’an ini.

Surat Al-Buruj (85): 1-22

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

… وَمَا نَقَمُوا مِنْهُمْ إِلَّا أَن يُؤْمِنُوا بِاللَّـهِ الْعَزِيزِ الْحَمِيدِ ﴿٨﴾ الَّذِي لَهُ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْ‌ضِ ۚ وَاللَّـهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ ﴿٩﴾ إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِ‌يقِ ﴿١٠﴾ إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَهُمْ جَنَّاتٌ تَجْرِ‌ي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ‌ ۚ ذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْكَبِيرُ‌ ﴿١١﴾ إِنَّ بَطْشَ رَ‌بِّكَ لَشَدِيدٌ ﴿١٢﴾ إِنَّهُ هُوَ يُبْدِئُ وَيُعِيدُ ﴿١٣﴾ وَهُوَ الْغَفُورُ‌ الْوَدُودُ ﴿١٤﴾ ذُو الْعَرْ‌شِ الْمَجِيدُ ﴿١٥﴾ – ﴿البروج : ٨-١٥﴾

Baca Juga:
Hak-Hak Anak Yatim - Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)

“… Dan mereka tidak menyiksa orang-orang mukmin itu melainkan karena orang-orang mukmin itu beriman kepada Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji, (8) Yang mempunyai kerajaan langit dan bumi; dan Allahkneraka) yang membakar. (10) Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal yang saleh bagi mereka surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; itulah keberuntungan yang besar. (11) Sesungguhnya azab Tuhanmu benar-benar keras. (12) Sesungguhnya Dialah Yang menciptakan (makhluk) dari permulaan dan menghidupkannya (kembali). (13) Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Pengasih, (14) yang mempunyai ‘Arsy, lagi Maha Mulia, (15) …” (QS Al-Buruj [85]: 8-15)

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Tafsir Surat Al-Buruj (Bagian ke-2)

Tafsir Surat Al-Buruj

Kita akan melanjutkan Surat Al-Buruj, di mana kita kemarin bercerita tentang kisah Ash-habul Ukhdud. Tentang seorang pemuda yang diberikan oleh Allah karomah, yang kemudian dengan sebabnya banyak sekali yang masuk Islam. Namun kemudian, orang-orang yang masuk Islam itu dilemparkan ke parit-parit yang dinyalakan padanya api.

Kemudian Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِ‌يقِ ﴿١٠﴾

“Sesungguhnya orang-orang yang memfitnah kaum mukminin dan mukminat (orang yang beriman dari kaum laki-laki maupun wanita) …”

“Memfitnah” di sini artinya menyiksa mereka (dalam kisah Ash-habul Ukhdud), yaitu membakar mereka hidup-hidup.

Baca Juga:
Kaidah Bid'ah Lebih Berbahaya daripada Maksiat - Bagian ke-1 (Ustadz Kurnaedi, Lc.)

“… kemudian mereka tidak bertaubat kepada Allah …”

Ini menunjukkan orang-orang yang membunuh kaum mukminin kalau mereka bertaubat, (maka) tetap diterima taubatnya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka dari itu, Al-Hasan Al-Bashri berkata:

انظر إلى هذا الكرم والجود ، قتلوا أولياءه وهو يدعوهم إلى التوبة والمغفرة !

“Lihat bagaimana rahmat dan kedermawanan Allah Subhanahu wa Ta’ala, padahal mereka telah membunuh wali-wali Allah (mereka telah membunuh orang-orang yang beriman kepada Allah), sementara Allah tetap menyeru mereka untuk segera bertaubat dan meminta ampunan Allah.”

Itulah menunjukkan sifat Allah Yang Maha Pengampun. Sebesar apa pun dosa yang dilakukan seorang hamba, walaupun dia membunuh, tapi kalau dia memang bertaubat dengan taubat yang nashuh, kembali kepada Allah dengan taubat yang betul-betul sempurna, maka Allah akan terima taubatnya, Allah akan ampuni dosa-dosanya.

Tapi kalau tidak taubat, maka ini yang masalah…

Dan ternyata mereka tidak bertaubat, karena kesombongan yang ada di hati-hati mereka. …

“… maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar.” (QS Al-Buruj [85]: 10)

Silakan download ceramah agama ini yang akan mengupas Tafsir Surat Al-Buruj yang insya Allah sangat bermanfaat.

Download Kajian Tafsir Al-Qur’an: Tafsir Surat Al-Buruj (Bagian ke-2)

Share juga ya ke akun Facebook, Twitter, dan Google+ kamu atau sebarkan rekaman ceramahnya ke saudara-saudara Muslimin kita.

Baca Juga:
Syarah Aqidah Salaf - Bagian ke-4 - Bekasi 1438 / 2017 (Ustadz Abdul Hakim Amir Abdat)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.