Telegram Rodja Official

Al-Qaulul Mufiid

Bab Ucapan Atas Kehendak Allah dan Kehendakmu – Bagian ke-2 – Kitab Al-Qaulul Mufid (Ustadz Abu Haidar As-Sundawy)

By  | 

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Haidar As-Sundawy

Berikut ini merupakan rekaman ceramah agama dari pembahasan kitab Al-Qaulul Mufiid, yang disampaikan oleh Ustadz Abu Haidar. Pada pertemuan sebelumnya beliau menjelaskan tentang Bab Ucapan Atas Kehendak Allah dan Kehendakmu (Bagian ke-1), dan pada ceramah agama ini, beliau akan menjelaskan tentang Bab Ucapan Atas Kehendak Allah dan Kehendakmu (Bagian ke-2). Ceramah agama ini beliau sampaikan pada Jumat sore, 17 Al-Muharram 1437 / 30 Oktober 2015. Semoga bermanfaat.

[sc:status-al-qaulul-mufid-ustadz-abu-haidar-2013]

Ringkasan Kajian Kitab Qaulul Mufid

Bab Ucapan Atas Kehendak Allah dan Kehendakmu (Bagian ke-2)

Diriwayatkan oleh Ibnu Majah, dari Thufail radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata:

رأيت كأني أتيت على نفر من اليهود، قلت: إنكم لأنتم القوم لولا أنكم تقولون: عزير ابن الله قالوا: وأنتم لأنتم القوم لولا أنكم تقولون: ما شاء الله وشاء محمد. ثم مررت بنفر من النصارى، فقلت : إنكم لأنتم القوم لولا أنكم تقولون: المسيح ابن الله. قالوا: وإنكم لأنتم القوم لولا أنكم تقولون: ما شاء اله وشاء محمد. فلما أصبحت، أخبرت بها من أخبرت، ثم أتيت النبي – صلى الله عليه وسلم -، فأخبرته، قال: “هل أخبرت بها أحداً؟. قلت نعم قال: فحمد الله، وأثني عليه، ثم قال: “أما بعد، فإن طفيلاً رأي رؤيا أخبر بها من أخبر منكم، وإنكم قلتم كلمة يمنعني كذا وكذا أن أنهاكم عنها، فلا تقولوا: ما شاء محمد، ولكن قولوا: ما شاء الله وحده”.

Baca Juga:
3 Pilar Utama dalam Menjalani Hidup - Khutbah Jumat (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

“Aku seolah-olah dalam mimpiku aku mendatangi satu kelompok orang-prang Yahudi. Aku berkata kepada mereka: “Kalian adalah kaum sejati seandainya kalian tidak mengatakan bawha Uzair anak Allah”. Orang-orang Yahudi pun menjawab: “Dan kalian juga adalah kaum sejati seandainya kalian tidak mengucapkan “Terserah kehendak Allah dan terserah kehendak Muhammad”.” Lalu akupun melewati orang-orang Nashrani, dan akupun berkarta kepada mereka: “Sesungguhnya kalian merupakan kaum sejati seandainya kalian tidak mengucapkan bahwa Isa adalah anak Allah”. Maka mereka pun menjawab: “Dan kalian juga adalah kaum sejati seandainya kalian tidak mengucapkan “Terserah kehendak Allah dan terserah kehendak Muhammad”……..dst.

Simak selengkapnya penjelasan tentang “Bab Ucapan Atas Kehendak Allah dan Kehendakmu (Bagian ke-1)” di dalam kajian berikut ini yang disampaikan oleh Ustadz Abu Haidar hafidzahulllah melalui rekaman audio yang kami sediakan. Semoga bermanfaat.

Download Kajian Kitab Qaulul Mufid

Jangan lupa untuk turut berbagi link donwload ceramah ini ke Facebook, Twitter, dan Google+, semoga bermanfaat bagi amal kita dan saudara Muslimin kita.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.