Telegram Rodja Official

Tematik

Pentingnya Tauhid dan Meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam (Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas)

By  |  pukul 4:00 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 16 November 2015 pukul 6:59 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=17156

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas

Berikut ini merupakan rekaman ceramah agama dan tabligh akbar yang disampaikan oleh Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas di Masjid Jakarta Islamic Centre, Koja, Jakarta Utara, pada Ahad pagi, 3 Shafar 1437 / 15 November 2015. Pada tabligh akbar kali ini, Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas menyampaikan materi dengan tema “Pentingnya Tauhid dan Meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Pembahasan ini merujuk kepada kitab karya beliau yang berjudul “Memahami Kalimat Syahadat“.

Untuk mendapatkan rekaman audio kajian Ustadz Yazid Jawas yang lainnya silakan klik di sini.

Ringkasan Ceramah Agama: Pentingnya Tauhid dan Meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Agama Islam merupakan agama yang sempurna dan telah mencakup seluruh aspek kehidupan manusia. Tidak ada satu pun yang tersisa dalam agama ini, dalam artian semuanya telah dijelaskan. Baik itu masalah pribadi, masyarakat, ibadah, muamalah, politik, dan yang lainnya. Dan semua itu ditujukan kepada seluruh manusia tanpa terkecuali serta cocok di setiap waktu dan zaman.

Salah satu permasalah utama yang Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam jelaskan kepada umatnya adalah masalah tauhid. Dan setiap rasul dakwahnya adalah mengajak manusia untuk menyembah Allah semata, mentauhidkanNya, serta menjauhi sesembahan-sesembahan selaiNya.

Baca Juga:
Memahami Kalimat Syahadat - Tabligh Akbar Yogyakarta 2016 (Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas)

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولاً أَنِ اعْبُدُواْ اللّهَ وَاجْتَنِبُواْ الطَّاغُوتَ

“Dan sungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu”.” (QS An-Nahl [16]: 36)

Islam mengajarkan penganutnya untuk tunduk dan taat kepada Allah dan meyakini kebenaran dari wahyu yang telah diturunkan olehNya kepada NabiNya yang mulia shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian, setiap yang mengaku beragama Islam juga harus berlepas diri dari syirik dan pada pelakunya. Karena islam dan syirik tidak akan pernah bersatu.

Nabi Ibrahim ‘alaihissalam ketika mengajak bapak dan kaumnya untuk masuk ke dalam agama Islam, mereka tetap tidak mau. Kemudian Nabi Ibrahim berkata:

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ لِأَبِيهِ وَقَوْمِهِ إِنَّنِي بَرَاء مِّمَّا تَعْبُدُونَ، إِلَّا الَّذِي فَطَرَنِي فَإِنَّهُ سَيَهْدِينِ

“Dan ingatlah ketika Ibrahim berkata kepada bapaknya dan kaumnya: “Sesungguhnya aku berlepas diri terhadap apa yang kalian sembah. Tetapi (aku menyembah) Tuhan Yang menciptakanku, karena sesungguhnya Dia akan memberi hidayah kepadaku”.” (QS Az-Zukhruf [43]: 26-27)

Kemudian, syarat masuk ke dalam agama Islam adalah seseorang mengucapkan dua kalimat syahadatasyhadu alla ilaha illallah wa asy-hadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu“. Dan makna syahadatasyhadu alla ilaha illallah” adalah pengakuan/persaksian bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah atau diibadahi dengan benar kecuali Allah.

Baca Juga:
Al-Muhtadi Billah

Sedangkan makna kalimat syahadat “wa asy-hadu anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuluhu” adalah persaksian dan pengakuan yang jujur bahwasanya Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah hamba Allah dan utusanNya.

Mengetahui makna laa ilaaha illallah merupakan hal yang sangat penting yang harus diketahui oleh setiap dari kita. Terutama tatkala semakin banyaknya orang yang menyimpang dri pemahaman yang benar dan semakin jarangnya orang yang mau menjelaskan tentang makna kalimat tersebut.

Bagaimana penjelasan selengkapnya mengenai kajian “Pentingnya Tauhid dan Meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam” ini? Download ceramah agama Islam ini sekarang juga. Semoga bermanfaat.

Download ceramah agama Islam: Ustadz Yazid bin Abdil Qadir Jawas – Pentingnya Tauhid dan Meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Jangan lupa untuk ikut membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan pahala yang besar.

3 Comments

    Leave a Reply

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    4 × 2 =

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.