Telegram Rodja Official

Khutbah Jumat

Kewajiban Mengedepankan Wahyu di Atas Rayu – Khutbah Jumat (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  | 

Khutbah Jumat oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Download khutbah Jumat yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam di Masjid Al-Barkah, Komplek Rodja, Kp. Tengah, Cileungsi, Bogor pada Jumat, 12 Rabiul Akhir 1437 / 22 Januari 2016. Pada khutbah jumat ini, beliau menyampaikan tema tentang “Kewajiban Mengedepankan Wahyu di Atas Ra’yu“. Mari kita simak dan download khutbah Jumat ini, semoga bermanfaat.

Alamat Masjid Al-Barkah Cileungsi Bogor

Masjid Jami' Al-Barkah
Jl.Pahlawan, Kampung Tengah,
Belakang Polsek Cileungsi,
Cileungsi, BOGOR

Ringkasan Khutbah Jumat: Kewajiban Mengedepankan Wahyu di Atas Rayu

Sesungguhnya Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan agama Islam ini agama yang berdasarkan wahyu bukan agama yang berdasarkan ra’yu. Dan Allah mewajibkan umatNya untuk senantiasa hanya mengedepankan wahyu di atas ra’yu (pendapat). Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُقَدِّمُوا بَيْنَ يَدَيِ اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasulnya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS Al-Hujurat [49]: 1)

Makna dari ayat ini adalah Allah melarang kita mendahulukan perkataan siapapun di atas perkataan Allah dan rasulNya. Kita dilarang untuk mendahului Allah dan rasulNya kepada suatu pendapat atau perbuatan kecuali apabila ada dalilnya dari Allah dan rasulNya.

Baca Juga:
3 Pilar Utama dalam Menjalani Hidup - Khutbah Jumat (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

Maka dari itu Allah mewajibkan setiap muslim dan muslimah agar fanatiknya hanya kepada Allah dan rasulNya, yaitu agar ketundukan total itu hanya kepada Allah dan rasulNya.

Allah Subahanahu wa Ta’ala berfirman:

فَلاَ وَرَبِّكَ لاَ يُؤْمِنُونَ حَتَّىَ يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيْنَهُمْ ثُمَّ لاَ يَجِدُواْ فِي أَنفُسِهِمْ حَرَجاً مِّمَّا قَضَيْتَ وَيُسَلِّمُواْ تَسْلِيماً

“Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya.” (QS AN-Nisa [4]: 65)

Seorang tidak akan dianggap beriman sebelum ia mengedepankan (mendahulukan) wahyu di atas ra’yu. Maka sungguh tercelanya jika ada orang yang lebih mendahulukan ra’yu, pendapat, pemikiran orang-orang daripada wahyu yang turunnya dari Allah.

Silakan simak penjelasan selengkapnya dari khutbah Jumat yang singkat namun bermanfaat ini dengan mendownloadnya sekarang juga. Semoga Bermanfaat.

Dengarkan dan Download Khutbah Jumat Masjid Al-Barkah: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Jangan lupa untuk ikut membagikan link download khutbah Jum’at ini, kepada saudara Muslimin kita baik itu melalui Facebook, Twitter, atau Google+ Anda. Semoga Allah membalas kebaikan Anda.

Telegram Rodja Official

1 Comment

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.