Telegram Rodja Official

Kaidah-Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami

Sunnah Lebih Luas daripada Wajib – Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami (Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.)

By  | 

Kajian kaidah fiqih oleh: Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman dari pelajaran Kaidah Fiqih yang disampaikan oleh Ustadz Kurnaedi pada Kamis pagi, 22 Jumadal Akhirah 1437 / 31 Maret 2016 di Radio Rodja dan RodjaTV. Kajian ini membahas buku “Kaidah-Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami” karya Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf hafidzahullah.

Pada pertemuan kali ini, Ustadz Kurnaedi akan menyampaikan kaidah fiqih yang menjelaskan tentang “Sunnah Lebih Luas daripada Wajib“. Semoga bermanfaat.

(Download juga kajian sebelumnya: “Sesuatu yang Diperbolehkan karena Sebuah Sebab, maka Tidak Diperbolehkan Lagi jika Sebab itu Hilang“)

Ringkasan Kajian Kaidah Praktis Memahami Fiqih Islami

Sunnah Lebih Luas daripada Wajib

Pada kajian kali ini, Ustadz Kurnaedi akan membahas tentang penerapan kaidah fiqih yang berbunyi:

التطوع أوسع من الفرض

“Sunnah itu lebih luas daripada wajib.”

Silakan simak kajian selengkapnya yang berkaitan dengan kaidah “Sunnah Lebih Luas daripada Wajib” dan contoh penerapannya di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi ini. Semoga bermanfaat.

Download Kajian Kaidah Fiqih: Sunnah Lebih Luas daripada Wajib

Baca Juga:
Mulia dengan Manhaj Salaf (Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas - Masjid Jami' Al-Mu'min Bandar Lampung)

Jangan lupa untuk turut membagikan tautan ceramah agama ini ke Jejaring Sosial yang Anda miliki seperti Facebook, Twitter, Google+ dan yang lainnya. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan pahala yang besar.

Telegram Rodja Official

2 Comments

  1. Parlindungan Sihombing

    Minggu, 25 Jumadil akhir 1437 / 03 April 2016 at 16:07

    Subhanallah… terimakasih sudah berbagi ilmu ustadz! Semoga barokah dan pahala berlipat ganda di Sisi Allah subhanahu wata’ala. Izin bertanya admin: apakah MP3 kajian boleh di download untuk di-upload kembali di blog atau situs web yang lain (insyaAllah dalam rangka dakwah dan menyebarluaskan sunnah)???

    • Radio Rodja

      Senin, 26 Jumadil akhir 1437 / 04 April 2016 at 18:42

      Insya Allah boleh, namun harus tetap menyebutkan sumbernya dan tidak diperbolehkan mengedit isinya.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.