Telegram Rodja Official

Tematik

Tabligh Akbar: Mencintai Wali-Wali Allah (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

By  |  pukul 1:42 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 17 Oktober 2018 pukul 8:16 am

Tautan: https://rodja.id/22w

Kajian tabligh akbar oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Abdullah Zaen, M.A.

Berikut ini rekaman tabligh akbar yang disampaikan oleh Syaikh Abdurrazzaq Al-Badr di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat pada Ahad, 25 Jumadal Akhirah 1437 / 3 April 2016 dengan tema “Mencintai Wali-Wali Allah“. Pada kajian dan tabligh akbar tersebut, Syaikh Abdurrazaq menjelaskan kepada kita tentang hal-hal penting yang berkaitan dengan wali Allah. Di antara hal penting tersebut adalah berkaitan dengan siapa wali-wali Allah itu, makna wali, hakikat seorang wali Allah, kriteria dan tanda kewalian, serta hal-hal penting lainnya yang berkaitan dengan wali-wali Allah.

Rekaman video: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr – Mencintai Wali-Wali Allah

Ringkasan Tabligh Akbar: Mencintai Wali-Wali Allah

Perlu diketahui bahwa mencintai para wali Allah merupakan salah satu amal ibadah yang disyariatkan di dalam agama Islam. Dengan mencintai wali-wali Allah kita akan semakin dekat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dan hal tersebut (mencintai wali-wali Allah) juga termasuk salah satu tali simpul keimanan yang paling kuat.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَوْثَقُ عُرَى الْإِيمَانِ، وَالْحُبُّ فِي اللهِ، وَالْبُغْضُ فِي اللهِ

Baca Juga:
Warisan Terindah (Ustadz Abu Fairuz Ahmad Ridwan, M.A.)

“Simpul keimanan yang paling kuat adalah ketika kita mencitai karena Allah dan membenci karena Allah”

Di dalam hadits yang lainnya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ أَحَبَّ لِلَّهِ، وَأَبْغَضَ لِلَّهِ، وَأَعْطَى لِلَّهِ، وَمَنَعَ لِلَّهِ فَقَدِ اسْتَكْمَلَ الْإِيمَانَ

“Barangsiapa mencintai orang lain karena Allah, membenci orang lain karena Allah, ia memberi kepada orang lain karena Allah dan tidak memberi juga karena Allah, maka sungguh imannya telah sempurna.”

Dari hadits-hadits tersebut kita ketahui bahwa mencintai wali Allah adalah merupakan salah satu tali simpul terkuat keimanan seorang hamba. Dan dengannya iman seorang hamba akan sempurna. Oleh karena itu wajib hukumnya bagi kita untuk mencintai wali-wali Allah, kekasih-kekasih Allah Ta’ala. Jangan samapai ada di dalam hati kita kebencian dan rasa hasad serta dengki kepada mereka.

Diantara doa yang diajarkan oleh Nabi shallallahu’alaihi wa sallam untuk kita baca adalah:

اللَّهُمَّ إِنِّا نَسْأَلُكَ حُبَّكَ، وَحُبَّ مَنْ يُحِبُّكَ وَحُبَّ عَمَلٍ يُقَرِّبُ إِلَى حُبِّكَ

“Ya Allah sesungguhnya kami memohon kepadaMu agar kami bisa mencintaiMu, dan mencintai orang-orang yang senantiasa mencintaiMu, dan jadikanlah kami mencintai amalan-amalan yang bisa mendatangkan kecintaanMu kepada kami.”

Dan termasuk kecintaan terhadap orang yang mencintai Allah yang dijelaskan do dalam hadits ini adalah mencintai wali-wali Allah. Mencintai Allah dan menicntai wali-wali Allah merupakan ibadah yang sangat agung, maka sebaliknya membenci dan memusuhi wali-wali Allah adalah termasuk perbuatan dosa besar.

Baca Juga:
Kan Ku Gapai Bahagiaku (Ustadz Rizal Yuliar Putrananda, Lc.)

Simak penjelasan tentang “Mencintai Wali-Wali Allah” selengkapnya di dalam rekaman tabligh akbar berikut ini. Semoga bermanfaat

Dengarkan dan Download Kajian Tabligh Akbar: Mencintai Wali-Wali Allah

Jangan lupa share link download rekaman tabligh akbar ini ke Facebook, Twitter, dan Google+, dan akun media sosial lainnya yang Anda miliki. Semoga Allah Ta’ala menjadikan hal tersbut sebagai amal kebaikan di sisiNya. Aamiin

14 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× 2 = 18

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.