Masjid Al-Barkah

Al-Ghaayah wa At-Taqriib - Matan Abu Syuja

Bab Wakaf – Bagian ke-2 – Kitab Matan Abu Syuja’ (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

By  |  pukul 7:50 am

Terakhir diperbaharui: Kamis, 21 April 2016 pukul 8:15 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=20368

Kajian oleh: Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab Al-Ghayah wa At-Taqrib atau biasa disebut Matan Abu Syuja’, kajian ini mengambil pembahasan khusus yaitu yang berkaitan dengan fiqih mu’amalat. Kitab ini merupakan kitab fiqih Madzhab Syafi’i, karya Syaikh Abu Syuja’ Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani rahimahullah.

Kajian ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. pada Kamis pagi, 14 Rajab 1437 / 21 April 2016. Pada pertemuan kali ini beliau akan membahas Kitabul Buyu’ yaitu tentang “Bab Wakaf (Bagian ke-2)“.

Download kajian sebelumnya: Bab Wakaf (Bagian ke-1)

(Download juga: kitab Al-Ghayah wa At-Taqrib – Matan Abu Syuja’ – Format PDF)
[wpdm_file id=49]

Ringkasan Kajian Kitab Matan Abu Syuja’

Kitabul Buyu’ (كتاب البيوع)

Bab Wakaf (Bagian ke-2)

Syaikh Abu Syuja’ Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani rahimahullah berkata:

والوَقْفُ جائز بثلاثة شرائط: أن يكون مما يُنْتَفَعُ به مع بَقَاء عينه، وأن يكون على اصل موجود وفَرْع لا يَنقَطِع، وأن لا يكون في محظور

Wakaf itu diperbolehkan dengan tiga syarat:

1. Barang yang diwakafkan bisa dimanfaatkan dan keadaannya tetap utuh.
2. Diwakafkan atas pokok yang telah ada dan cabang yang tidak terputus.
3. Barang yang diwakafkan bukan untuk perkara yang diharamkan.

Baca Juga:
Khiyar Ghabn dan Khiyar Tadlis - Hukum Syarat Jual Beli - Kitab Zadul Mustaqni (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

Simak penjelasan tentang definisi wakaf dan hukum wakaf ini di dalam rekaman kajian berikut ini.

Download Kajian Kitab Matan Abu Syuja’ (Kitabul Buyu’) – Bab Wakaf (Bagian ke-2)

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link download kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.