Telegram Rodja Official

Renungan Takbir (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  |  pukul 12:10 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 21 Rajab 1437 / 28 April 2016 pukul 4:38 pm

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=20595

Ceramah agama Islam oleh: Al-Ustadz Badrusalam, Lc.

Berikut adalah ceramah agama yang disampaikan pada Sabtu, 2 Rajab 1437 H / 9 April 2016, pukul 09:00-11:30 WIB di Masjid Al-Kautsar, Polda Metro Jaya, Jl. Jend. Sudirman no. 55, Jakarta Selatan. Ceramah ini disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc., di mana temanya diangkat dari sebuah buku karya beliau, berjudul “Renungan Takbir“.

Rekaman video: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. – Renungan Takbir

Ringkasan Ceramah: Renungan Takbir

Betapa pentingnya untuk kita mengkaji apa makna daripada takbir, “Allahu akbar” (اَللّٰهُ أَكْبَر). “Allahu akbar” yang mempunyai makna “Allah yang Maha Besar“.

Baca Juga:  Nikmat Islam (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Kita renungi sejenak tentang bagaimana kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bagaimana kita merasakan kebesaran Allah Subhanahu wa Ta’ala?
Tentu kita melihat kepada makhluk-makhlukNya.

Bumi yang kita pijak ini, tidak ada yang mengetahui besarnya kecuali Allah Subhanahu wa Ta’ala. Bumi ini begitu besar sekali.
Langit, adakah orang yang mengetahui bagaimana besarnya langit? Langit yang 7 lapis, (di mana) langit yang pertama saja, Allah mengatakan bahwa di dalam langit pertama itu terdapat bintang-bintang. Allah berfirman:

وَلَقَدْ زَيَّنَّا السَّمَاءَ الدُّنْيَا بِمَصَابِيحَ … ﴿الملك : ٥﴾

“Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, …” (QS Al-Mulk [67]: 5)

Kalau ternyata bintang-bintang yang begitu banyak, ribuan, bahkan jutaan, ternyata itu masih di langit dunia, bagaimana dengan langit kedua, ketiga, keempat, kelima, keenam, dan ketujuh? Masya Allah, sangat besar langit ini.

Baca Juga:  Doa Menuju Masjid, Doa Masuk Masjid, dan Doa Keluar Masjid - Kitab Adz-Dzikr wa Ad-Du'a (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq Al-Badr)

Ternyata 7 langit dan 7 bumi, kata Rasulullah, dibandingkan dengan kursi Allah itu seperti cincin dibanding tanah lapang. Luar biasa… Tujuh langit dan tujuh bumi saja kita tidak bisa untuk memikirkan bagaimana besarnya, ternyata dibandingkan dengan kursi Allah itu seperti cincin dibandingkan dengan tanah lapang.

Allah berfirman:

…وَسِعَ كُرْ‌سِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْ‌ضَ ۖ … ﴿البقرة : ٢٥٥﴾

“… Kursi Allah meliputi langit dan bumi. …” (QS Al-Baqarah [2]: 125)

Silakan simak dan download “Renungan Takbir”, sebuah kajian sekaligus bedah buku yang disampaikan oleh sang penulis buku tersebut, Al-Ustadz Badrusalam, Lc.

Download Ceramah Agama: Ustadz Abu Yahya Badrusalam – Renungan Takbir

Baca Juga:  Keutamaan Bacaan Dzikir Sehari-Hari

Bantu share ke Facebook, Twitter, dan Google+.

Telegram Rodja Official

3 Comments

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.