Masjid Al-Barkah

Tematik

Dunia Lebih Jelek daripada Bangkai Kambing – Tabligh Akbar Cikarang 2016 (Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas)

By  |  pukul 2:14 pm

Terakhir diperbaharui: Kamis, 01 Maret 2018 pukul 11:08 am

Tautan: https://www.radiorodja.com/?p=20909

Tabligh Akbar oleh: Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas

Berikut ini merupakan rekaman tabligh akbar yang disampaikan oleh Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas di Masjid At-Taqwa Kantor BPN Lippo, Cikarang, pada Ahad pagi, 8 Syaban 1437 / 15 Mei 2016. Kajian ini juga disiarkan secara langsung di Radio Rodja dan Rodja TV. Pada tabligh akbar kali ini, Ustadz Yazid Abdul Qadir Jawas menyampaikan materi dengan tema “Dunia Lebih Jelek daripada Bangkai Kambing“. Pembahasan ini merujuk kitab beliau dengan judul yang sama.

(Download juga: Memahami Kalimat Syahadat)

Rekaman video: Ustadz Yazid ‘Abdul Qadir Jawas – Dunia Lebih Jelek daripada Bangkai Kambing – Bekasi 1437 / 2016

Daftar Isi

Ringkasan Tabligh Akbar: Dunia Lebih Jelek daripada Bangkai Kambing

Kehidupan dunia in dinamakan dunia karena rendah dan hina. Kehidupan dunia yaitu sesuatu yang sedikit, kecil, dan tidak ada artinya, kehidupan yang penuh dengan syahwat dan fitnah. Kehidupan dunia adalah kefanaan, fatamorgana, menipu, sesuatu yang pasti hilang, musnah, dah binasa.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الآخِرَةِ إِلاَّ قَلِيلٌ

“Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat hanyalah sedikit.” (QS At-Taubah [9]: 38)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman:

وَمَا هَذِهِ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا لَهْوٌ وَلَعِبٌ وَإِنَّ الدَّارَ الْآخِرَةَ لَهِيَ الْحَيَوَانُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ

Baca Juga:
Hari-Hari yang Paling Utama di Sisi Allah - Khutbah Jumat (Ustadz Badrusalam, Lc.)

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui.” (QS Al-ANkabut [29]: 64)

Dunia itu juga lebih jelek daripada bangkai kambing. Diriwayatkan dari Jabir radhiyallahu ‘anhu:

أَنّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ فِي السُّوقِ دَاخِلا مِنْ بَعْضِ الْعَالِيَةِ، وَالنَّاسُ كَنَفَيْهِ، فَمَرَّ بِجَدْيٍ أَسَكَّ، فَتَنَاوَلَهُ فَأَخَذَ بِأُذُنِهِ، ثُمَّ قَالَ: أَيُّكُمْ يُحِبُّ أَنَّ هَذَا لَهُ بِدِرْهَمٍ؟، فَقَالُوا: مَا نُحِبُّ أَنَّهُ لَنَا بِشَيْءٍ، وَمَا نَصْنَعُ بِهِ؟، قَالَ: أَتُحِبُّونَ أَنَّهُ لَكُمْ ؟، قَالُوا: لا، قَالَ ذَلِكَ لَهُمْ ثَلاثًا، فَقَالُوا: لا وَاللَّهِ، لَوْ كَانَ حَيًّا لَكَانَ عَيْبًا فِيهِ أَنَّهُ أَسَكُّ وَالأَسَكُّ: الَّذِي لَيْسَ لَهُ أُذُنَانِ فَكَيْفَ وَهُوَ مَيِّتٌ؟، قَالَ: فَوَاللَّهِ، لَلدُّنْيَا أَهْوَنُ عَلَى اللَّهِ مَنْ هَذَا عَلَيْكُمْ

Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam berjalan melewati pasar sedang manuisa berada di sisi beliau. Beliau berjalan melewati anak kambing jantan yang kedua telinganya kecil dan telah mati. Sambil memegang telinganya beliau bersabda:

“Siapa di antara kalian yang suka membeli ini seharga satu dirham?”

Orang-orang berkata: “Kami sama sekali tidak tertarik kepadanya. Apa yang bisa kami perbuat dengannya?” Maka beliau bersabda:

“Apakah kalian suka jika ini menjadi milik kalian?” Orang-orang berkata: “Demi Allah, kalau anak kambing jantan ini hidup, pasti ia cacat, kerena kedua telinganya kecil, apalagi ia telah mati?” Maka beliau bersabda:

Baca Juga:
Hak-Hak Islam - Bagian ke-1 - Tabshiratul Anam bil Huquqi fil Islam (Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, Lc.)

“Demi Allah, sungguh dunia itu lebih hina bagi Allah daripada bangkai anak kambing ini bagi kalian.” (HR Muslim no. 2957)

Simak selanjutnya pembahasan penting mengenai Dunia Lebih Jelek daripada Bangkai Kambing oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas berikut ini.

Download Rekaman Tabligh Akbar: Dunia Lebih Jelek daripada Bangkai Kambing

Jangan lupa untuk ikut membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dengan pahala yang besar.

4 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.