Masjid Al-Barkah

Al-Ghaayah wa At-Taqriib - Matan Abu Syuja

Bab Luqathah / Barang Temuan – Bagian ke-1 – Kitab Matan Abu Syuja’ (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

By  |  pukul 8:18 am

Terakhir diperbaharui: Selasa, 23 Agustus 2016 pukul 2:08 pm

Tautan: http://rodja.id/1e

Kajian oleh: Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab Al-Ghayah wa At-Taqrib atau biasa disebut Matan Abu Syuja’, kajian ini mengambil pembahasan khusus yaitu yang berkaitan dengan fiqih mu’amalat. Kitab ini merupakan kitab fiqih Madzhab Syafi’i, karya Syaikh Abu Syuja’ Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani rahimahullah.

Kajian ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. pada Kamis pagi, 23 Syawal 1437 / 28 Juli 2016. Pada pertemuan kali ini beliau akan membahas Kitabul Buyu’ yaitu tentang “Bab Luqathah / Barang Temuan (Bagian ke-1)“.

Download kajian sebelumnya: Zakat Hasil Pertanian dan Buah-Buahan

(Download juga: kitab Al-Ghayah wa At-Taqrib – Matan Abu Syuja’ – Format PDF)
[wpdm_file id=49]

Ringkasan Kajian Kitab Matan Abu Syuja’

Kitabul Buyu’ (كتاب البيوع)

Bab Luqathah / Barang Temuan (Bagian ke-1)

Syaikh Abu Syuja’ Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani rahimahullah berkata:

وإذا وجد لُقطَةً في مَوَات أو طَرِيق فله أخْذُها أو تَرْكُها وأخْذُها أولى من تَرْكِهَا، إن كان على ثِقَة من القِيَام بها

“Jika seseorang menemukan barang temuan di tanah yang mati (tidak ada pemiliknya), maka dia boleh mengambil atau membiarkannya. Dan mengambilnya itu lebih baik dari pada meninggalkannya jika dia adalah prang yang bisa dipercaya untuk menjaganya.”

Baca Juga:
Bab Musaqah - Bagian ke-1 - Kitab Matan Abu Syuja' (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

Simak penjelasan seputar Bab Luqathah / Barang Temuan ini di dalam rekaman kajian berikut ini.

Download Kajian Kitab Matan Abu Syuja’ (Kitabul Buyu’) – Bab Luqathah / Barang Temuan (Bagian ke-1)


Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link download kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

3 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.