Renovasi Masjid

Al-Ghaayah wa At-Taqriib - Matan Abu Syuja

Bab Para Ahli Waris – Bagian ke-4 – Kitab Matan Abu Syuja’ (Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.)

By  |  | http://rodja.id/bo

Kajian oleh: Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A.

Berikut ini merupakan rekaman kajian kitab Al-Ghayah wa At-Taqrib atau biasa disebut Matan Abu Syuja’, kajian ini mengambil pembahasan khusus yaitu yang berkaitan dengan ilmu faraidh. Kitab ini merupakan kitab fiqih Madzhab Syafi’i, karya Syaikh Abu Syuja’ Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani rahimahullah.

Kajian ini disampaikan oleh Ustadz Dr. Erwandi Tarmizi, M.A. pada Kamis pagi, 5 Muharram 1438 / 6 Oktober 2016. Pada pertemuan kali ini beliau akan membahas Kitab Faradih yaitu tentang “Bab Para Ahli Waris (Bagian ke-4)“.

Download kajian sebelumnya: Bab Para Ahli Waris (Bagian ke-3)

(Download juga: kitab Al-Ghayah wa At-Taqrib – Matan Abu Syuja’ – Format PDF)
[wpdm_file id=49]

Ringkasan Kajian Kitab Matan Abu Syuja’

Kitabul Faraidh (كتاب الفرائض)

Bab Para Ahli Waris (Bagian ke-4)

Syaikh Abu Syuja’ Ahmad bin Al-Husain bin Ahmad Al-Ashfahani rahimahullah berkata:

ومن لا َيِرث بحال سبعة: العبد، والمُدَبَّر، وأم الولد، والمُكَاتَب، والقاتل، والمُرتَد، وأهلُ مِلَّتَين

“Ada tujuh orang yang tidak berhak menerima harta waris:
1. Budak
2. Mudabbar
3. Ummu Al-Walad
4. Mukatab
5. Pembunuh si mayit
6. Orang murtad
7. Orang yang keluarganya berbeda agama

Simak penjelasan seputar orang yang tidak berhak menerima harta waris ini di dalam rekaman kajian berikut ini.

Download Kajian Kitab Matan Abu Syuja’ (Kitab Faraidh) – Bab Para Ahli Waris (Bagian ke-4)


[soundcloud url=”https://api.soundcloud.com/tracks/286507047″ params=”auto_play=false&hide_related=false&show_comments=true&show_user=true&show_reposts=false&visual=true” width=”100%” height=”450″ iframe=”true” /]

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan hasil rekaman ataupun link download kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses