Rodja Peduli

Al-Ushul Ats-Tsalatsah

Larangan Mendurhakai Rasul dan Menyekutukan Allah – Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

By  |  pukul 6:21 pm

Terakhir diperbaharui: Rabu, 10 Mei 2017 pukul 9:07 am

Tautan: http://rodja.id/19x

Ceramah agama dan kajian Islam dengan pembahasan Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah oleh: Syaikh Prof. Dr. ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-‘Abbad Al-Badr
Penerjemah: Ustadz Iqbal Gunawan, M.A.

Berikut ini rekaman kajian penjelasan kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah (شرح الأصول الثلاثة) atau biasa disebut dengan 3 Landasan Utama karya Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahab At-Tamimi rahimahullah yang disampaikan oleh Syaikh ‘Abdur Razzaq bin ‘Abdil Muhsin Al-Badr hafidzahumallah, pada Ahad sore, 10 Syaban 1438 / 7 Mei 2017. Pada pertemuan kali ini, beliau akan menyampaikan tentang “Larangan Mendurhakai Rasul dan Menyekutukan Allah“. Semoga bermanfaat.

(Download juga rekaman kajian sebelumnya: Kewajiban Menaati Rasul)

Simak kajian penuh manfaat ini setiap:

Ahad dan Senin, Pukul: 17:00 – 18:00 WIB

Hanya di Radio Rodja dan Rodja TV.

Ringkasan Kajian Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah: Larangan Mendurhakai Rasul dan Menyekutukan Allah

Syaikh Abdul Wahab At-Tamimi rahimahullah mengatakan bahwa:

أن الله خلقنا ورزقنا ولم يتركنا هملا بل أرسل إلينا رسولا فمن أطاعه دخل الجنة ومن عصاه دخل النار، والدليل قوله تعالى

إِنَّا أَرْسَلْنَا إِلَيْكُمْ رَسُولًا شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَا أَرْسَلْنَا إِلَى فِرْعَوْنَ رَسُولًا فَعَصَى فِرْعَوْنُ الرَّسُولَ فَأَخَذْنَاهُ أَخْذًا وَبِيلً

Baca Juga:
Wasiat Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang Keadaan Orang-Orang yang Beriman - Aqidah Prioritas Utama (Ustadz Arman Amri, Lc.)

Allah-lah yang menciptakan dan memberi rezki kepada kita dan tidak membiarkan kita terlantar, tetapi mengutus seorang rasul kepada kita. Barangsiapa yang mentaatinya, akan masuk surga, dan barangsiapa yang menentangnya, akan masuk neraka. Dalilnya adalah firman Allah subhanahu wa ta’ala:

إِنَّا أَرْسَلْنَا إِلَيْكُمْ رَسُولًا شَاهِدًا عَلَيْكُمْ كَمَا أَرْسَلْنَا إِلَى فِرْعَوْنَ رَسُولًا فَعَصَى فِرْعَوْنُ الرَّسُولَ فَأَخَذْنَاهُ أَخْذًا وَبِيلً

“Sesungguhnya Kami telah mengutus kepadamu seorang rasul sebagai saksi atas kalian, sebagaimana Kami telah mengutus seorang rasul kepada Fir’aun, lalu Fir’aun menentangnya, maka Kami siksa ia dengan siksaan yang berat.” [QS Al-Muzamil [73]: 15-16]

Manusia diciptakan bukan sia-sia melainkan untuk beribadah kepada Allah. Maka dari itu Allah mengutus rasul kepada manusia sebagai penuntun bagi manusia. Merekalah yang menjelaskan syariat Allah Ta’ala kepada umat manusia.

Maka dari itu sudah menjadi kewajiban bagi manusia untuk menaati para rasul. Tidak boleh bagi mereka untuk mengingkari rasul. Barangsiapa yang mengingkari rasul berarti dia tidak mendapatkan ridha dari Allah dan itu suatu bentuk ingkar kepada Allah Ta’ala.

Simak selengkapnya mengenai pembahasan tentang “Larangan Mendurhakai Rasul dan Menyekutukan Allah” ini di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Syaikh Abdurrazaq Al-Badr berikut ini. Semoga bermanfaat.

Dengarkan dan Download Kajian Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah: Larangan Mendurhakai Rasul dan Menyekutukan Allah

Baca Juga:
Bab Apabila Islam tidak di Atas Hakikatnya - Hadits 27 - Kitab Shahih Bukhari (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Jangan lupa untuk turut menyebarkan kebaikan dengan membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ kita. Jazakumullahu khairan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.