Select Page

Perbedaan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Jama’ah Takfir (Syaikh ‘Ali Hasan Al-Halabi)

Radio RodjaDownloadKajianSyaikh ‘Ali bin Hasan Al-HalabiTematikPerbedaan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Jama’ah Takfir (Syaikh ‘Ali Hasan Al-Halabi)

Perbedaan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Jama’ah Takfir (Syaikh ‘Ali Hasan Al-Halabi)

Terakhir diperbaharui: Selasa, 24 Syawal 1438 / 18 Juli 2017 pukul 17:41
Tautan: http://rodja.id/1et

Tabligh akbar oleh: Syaikh ‘Ali Hasan Al-Halabi
Penerjemah: Ustadz Nafi’ Zainuddin, Lc.

Silakan download rekaman tabligh akbar Syaikh ‘Ali bin Hasan Al-Halabi, seorang ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah dari Yordania yang menyampaikan materi tentang “Perbedaan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Jama’ah Takfir” yang diterjemahkan oleh Ustadz Nafi’ Zainuddin, Lc. Tabligh akbar ini adalah yang disampaikan di Masjid Jakarta Islamic Centre (JIC), Jl. Kramat Jaya, Koja, Jakarta Utara pada Ahad, 22 Syawwal 1438 / 16 Juli 2017, pukul 13:00-15:00 WIB.

Rekaman video: Syaikh ‘Ali bin Hasan Al-Halabi – Perbedaan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Jama’ah Takfir

Ringkasan Tabligh Akbar: Perbedaan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Jama’ah Takfir

Ilmu itu pintunya sangat banyak, sebab-sebab yang menghantarkan kepada ilmu juga sangat banyak. Di antara ilmu yang terpenting adalah ilmu yang memiliki hubungan langsung dengan kenyataan dan realita kehidupan kaum Muslimin, baik dalam hal aqidah, pemikiran, dan urusan-urusan mereka. Hal ini tidak berarti melalaikan perkara-perkara yang lain, akan tetapi terkadang sebuah perkara yang berkaitan dengan agama akan sangat terasa penting ketika berhubungan dengan realita kaum Muslimin.

Judul pada muhadharah kali ini (“Perbedaan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Jama’ah Takfir”, Red) adalah sebuah ungkapan tentang hakikat apa yang kami isyaratkan tadi. Oleh karenanya, menjadi sebuah kewajiban untuk menyiapkan hal ini dalam rangka “… وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ“, (artinya:) “… Saling nasihat-menasihati di dalam kebenaran dan nasihat-menasihati di dalam kesabaran,” (QS Al-‘Ashr [103]: 3) dan termasuk karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan kepada kita “وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّـهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا …“, (artinya:) “Dan berpegang teguhlah seluruhnya dengan tali Allah dan janganlah kamu bercerai berai, …” (QS Ali ‘Imran [3]: 103) juga karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala memerintahkan agar “… لَتُبَيِّنُنَّهُ لِلنَّاسِ وَلَا تَكْتُمُونَهُ …“, (artinya:) “… Kamu menjelaskan kepada manusia dan tidak menyembunyikannya …” (QS Ali ‘Imran [3]: 187) Karena sebab-sebab itulah, maka apa yang kita sampaikan pada kesempatan ini dalam rangka saling nasihat-menasihati di dalam agama Allah.

Adapun sebab yang khusus untuk muhadharah ini kami sampaikan ada lima sebab. Dan dari 5 sebab itu sebab yang pertama dan kami melihatnya sebagai sebab yang paling penting dan utama yaitu adanya sebuah perbedaan antara pemahaman tentang al-irhab dengan pemahaman tentang berpegang teguh terhadap agama. Sebab kebanyakan dunia jurnalis hampir-hampir menjadikan perkara ini adalah perkara yang tidak jelas, sehingga setiap orang yang mutadayyin (taat beragama) seakan-akan dihubungkan dengan al-irhab / terorisme. Padahal kita mengetahui bahwasanya orang yang berpegang teguh kepada agama adalah orang yang penuh dengan keselamatan dan ketenangan. Oleh karenanya, perkara ini adalah perkara yang sangat penting. Jangan sampai terjadi padanya sesuatu yang kabur dan membuat orang-orang lari dari agama Allah.

Bahkan di antara orang yang paling keras terhadap perkara terorisme adalah mereka orang-orang yang berpegang teguh kepada agama Allah, yang berpegang teguh kepada kebenaran. Sebab mereka mengetahui manakah di antara perkara tersebut yang haq dan yang bathil, manakah di antara perkara tersebut yang merupakan petunjuk dan kesesatan, manakah di antara perkara tersebut yang merupakan kebenaran dan kesalahan. Bukan seperti mereka, orang-orang yang tenggelam di dalam fitnah, di dalam perkara yang penuh dengan syubhat, pemikiran-pemikiran yang kabur. Maka apabila seseorang ingin memerangi al-irhab / terorisme dengan sesungguhnya, hendaklah dia membantu untuk menyebarkan agama Allah, menolong agama Allah, dan jauh dari perkara-perkara yang diada-adakan di dalam agama Allah.

Download Tabligh Akbar: Syaikh Ali Al-Halabi – Perbedaan Ahlussunnah Wal Jama’ah dan Jama’ah Takfir

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

About The Author

Menebar Cahaya Sunnah

Tinggalkan Balasan

Tanggal

Radio Streaming

Server Internasional High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 139 | Maksimal: 3072

Server Internasional Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 14 | Maksimal: 3072

Server Indonesia High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 52 | Maksimal: 2000

Server Indonesia Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 7 | Maksimal: 2000

Audio RodjaTV High Quality

Status: SERVER OFFLINE

Jadwal Acara

Jadwal Hari Jum'at

01:00 — 02:00 AsatidzKajian TematikRekaman

02:00 — 05:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

05:30 — 07:00 Ustadz Dr. Muhammad Nur IhsanAqidah Salaf Wa Ashhabul hadits LIVE dari Jember

07:00 — 07:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

07:30 — 08:00 Resensi Buku

08:00 — 09:00 Ustadz Dr. Ali Musri Semjan PutraFaedah-faedah Sirah NabawiyahLIVE dari Jember

09:00 — 10:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

10:00 — 11:00 Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al 'Abbad Al BadrAl Kabaa'irRekaman

11:00 — 12:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

12:00 — 13:00 AsatidzKhutbah Jum'atLIVE dari Masjid Al Barkah Cileungsi

13:00 — 14:30 Ustadz Abu Yahya Badrusalam, LcMusthalah HaditsLIVE dari Studio Rodja TV

14:30 — 15:00 Resensi Buku

15:00 — 16:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

16:30 — 18:00 Ustadz Abu Haidar As SundawyQoulul MufidLIVE dari Masjid Al Furqon, Jl. Jurang - Bandung

18:00 — 19:00 Ustadz Mahfudz Umri, Lc.Ensiklopedi LaranganLIVE dari Masjid Al Barkah Cileungsi

19:00 — 20:00 Resensi Buku

20:00 — 21:30 Ustadz Mas'ud Mahmud, Lc.Bimbingan Bahasa Arab Jilid 3LIVE dari Studio Rodja TV

21:30 — 22:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

22:00 — 23:30 Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.Kajian TematikRekaman

23:30 — 01:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

23:30 — 00:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

Arsip