Telegram Rodja Official

Bukan Manhaj Alternatif (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

By  |  pukul 11:35 am

Terakhir diperbaharui: Kamis, 06 Shafar 1439 / 26 Oktober 2017 pukul 1:02 pm

Tautan: http://rodja.id/1gu

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Download ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. pada Sabtu, 17 Al-Muharram 1439 / 7 Oktober 2017, pukul 08:00-11:32 WIB di Masjid Nurul Iman, Blok M Square lantai 7, Jl. Melawai Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan dan disiarkan di Radio Rodja dan Rodja TV secara langsung. Ceramah ini mengangkat judul tentang “Bukan Manhaj Alternatif“.

Rekaman video: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc. – Bukan Manhaj Alternatif

Download Materi

Berikut adalah materi tentang pokok-pokok manhaj Salaf yang menjadi pembahasan dari kajian ini, yang dikutip dari Al-Mukhtashar Al-Hatsits Fi Bayani Ushuli Manhaji As-Salaf Ash-habi Al-Hadits (المختصر الحثيث في بيان أصول منهج السلف أصحاب الحديث في تلقي الدين وفهمه والعمل به والدعوة إليه).

Ringkasan Ceramah: Bukan Manhaj Alternatif

Apa Itu Manhaj Salaf?

Manhaj dari kata “نهج، ينهج، نهجاً، ومنهجاً“, artinya adalah kaidah-kaidah dan batasan-batasan (ﻗﻮﺍﻋﺪ ﻭﺿﻮﺍﺑﻂ) yang memberikan kepada kita pemahaman dalam memahami suatu permasalahan. Atau dalam bahasa Indonesia, kita terjemahkan ringkasnya (sebagai) metoda.

Baca Juga:  Beriman kepada Hari Kiamat - Bagian ke-2 - Kitab Al-Irsyad ila Shahih Al-I'tiqad (Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.)

Salaf secara bahasa artinya “yang telah terdahulu”, sebagaimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Fathimah dalam riwayat An-Nasa’i. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada Fathimah radhiyallahu ‘anha:

ونعم السلف أنا لك

“Sebaik-baik salaf untukmu adalah aku.”

Nabi menamakan dirinya ‘salaf‘, sebagai pendahulu Fathimah radhiyallahu ‘anha.

Adapun secara istilah, maka para ulama sering memutlakkan kata salaf itu untuk 3 (tiga) generasi, yaitu sahabat, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in, sebagaimana dikatakan oleh Al-Imam Al-Ghazali, demikian Al-Baijuri, Adz-Dzahabi, dan yang lainnya. Kenapa tiga generasi ini? Karena tiga generasi inilah yang dipuji langsung oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam haditsnya yang mutawatir dengan lafadz:

Baca Juga:  Ibadah Istighotsah dan Menyembelih - Kitab Al-Ushul Ats-Tsalatsah (Syaikh Prof. Dr. ‘Abdurrazzaq Al-Badr)

خير الناس قرني ثم الذين يلونهم ثم الذين يلونهم

“Sebaik-baiknya manusia adalah generasiku, kemudian generasi setelahnya, kemudian generasi setelahnya.”

Download Ceramah Agama: Ustadz Abu Yahya Badrusalam – Bukan Manhaj Alternatif


Telegram Rodja Official

2 Comments

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.