Select Page

Hukum-Hukum Khusus Bagi Jenazah Wanita – Bagian 1 – Tuntunan Praktis Fiqih Wanita (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Radio RodjaDownloadKajianUstadz Ahmad ZainuddinFiqih WanitaHukum-Hukum Khusus Bagi Jenazah Wanita – Bagian 1 – Tuntunan Praktis Fiqih Wanita (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Hukum-Hukum Khusus Bagi Jenazah Wanita – Bagian 1 – Tuntunan Praktis Fiqih Wanita (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.)

Terakhir diperbaharui: Jumat, 23 Muharram 1439 / 13 Oktober 2017 pukul 14:18
Tautan: http://rodja.id/1gw

Kajian Islam oleh: Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.

Berikut ini adalah rekaman kajian dan ceramah agama dengan judul “Hukum-Hukum Khusus Bagi Jenazah Wanita – Bagian 1” yang disiaran live di Radio Rodja dan Rodja TV pada Rabu pagi, 16 Dzul Qa’idah 1439 H / 09 Agustus 2017. Kajian ini membahas Kitab “تنبيهات على أحكام تختص بالمؤمناتTanbiihaat ‘alaa Ahkaamin Takhtashshu bil Mu’minaat atau dalam bahasa Indonesia biasa disebut dengan “Tuntunan Praktis Fiqih Wanita” yang merupakan karya Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafidzahullah.

Ringkasan Audio Kajian Kitab Tuntunan Praktis Fiqih Wanita: Hukum-Hukum Khusus Bagi Jenazah Wanita – Bagian 1

Dalam audio ini, dijelaskan tentang makna jenazah, hakikat kematian dan perintah untuk mengingat kematian bagi kaum muslimin.

Hal yang mampu menolong kita untuk mempersiapkan kehidupan setelah kematian.

1. Mengingat Kematian
Mengingat kematian sangatlah bermanfaat untuk seorang hamba baik dalam keadaan sempit ataupun lapang. Jika seorang hamba sedang dalam keadaan sempit, maka akan melapangkan hidupnya. Jika seorang hamba mengingat kematian saat dalam keadaan lapang maka akan menyempitkan seluruh angan-angan yang terlalu tinggi.

2. Mengingat Kubur

يَتْبَعُ الْمَيِّتَ ثَلاَثَةٌ ، فَيَرْجِعُ اثْنَانِ وَيَبْقَى مَعَهُ وَاحِدٌ ، يَتْبَعُهُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ وَعَمَلُهُ ، فَيَرْجِعُ أَهْلُهُ وَمَالُهُ ، وَيَبْقَى عَمَلُهُ

“Yang mengikuti mayit sampai ke kubur ada tiga, dua akan kembali dan satu tetap bersamanya di kubur. Yang mengikutinya adalah keluarga, harta dan amalnya. Yang kembali adalah keluarga dan hartanya. Sedangkan yang tetap bersamanya di kubur adalah amalnya.” (HR. Bukhari, no. 6514; Muslim, no. 2960)

Khalifah kaum muslimin Utsman bin Affan radhiyallahu’anhu jika melihat kuburan beliau menangis mengucurkan air mata hingga membasahi jenggotnya.

Suatu hari ada seorang yang bertanya,“Tatkala mengingat surga dan neraka engkau tidak menangis, mengapa engkau menangis ketika melihat perkuburan?” Utsman pun menjawab, “Sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إن القبر أول منازل الآخرة فإن نجا منه فما بعده أيسر منه وإن لم ينج منه فما بعده أشد منه

“Sesungguhnya liang kubur adalah awal perjalanan akhirat. Jika seseorang selamat dari (siksaan)nya maka perjalanan selanjutnya akan lebih mudah. Namun jika ia tidak selamat dari (siksaan)nya maka (siksaan) selanjutnya akan lebih kejam.” (HR. Tirmidzi, beliau berkata, “hasan gharib”. Syaikh al-Albani menghasankannya dalam Misykah al-Mashabih)

3. Tidak Tinggi Dalam Angan-Angan dan Cita-Cita

Persiapkanlah dengan amal sholah. Jangan ikuti sebagaimana orang kafir hidup.

ذَرْهُمْ يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُ ۖ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ ﴿٣﴾

Artinya:Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).

4. Puas Hati dengan Pemberian Allah
Coba kita perhatikan nasehat suri tauladan kita. Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيْسَ الْغِنَى عَنْ كَثْرَةِ الْعَرَضِ ، وَلَكِنَّ الْغِنَى غِنَى النَّفْسِ

“Kaya bukanlah diukur dengan banyaknya kemewahan dunia. Namun kaya (ghina’) adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari no. 6446 dan Muslim no. 1051)

5. Memperbanyak Memikirkan Orang-Orang yang Sedang Sekarat.
Dalam hadits dari ‘Aisyah disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

« مَنْ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ أَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ وَمَنْ كَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ كَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ ». فَقُلْتُ يَا نَبِىَّ اللَّهِ أَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ فَكُلُّنَا نَكْرَهُ الْمَوْتَ فَقَالَ « لَيْسَ كَذَلِكِ وَلَكِنَّ الْمُؤْمِنَ إِذَا بُشِّرَ بِرَحْمَةِ اللَّهِ وَرِضْوَانِهِ وَجَنَّتِهِ أَحَبَّ لِقَاءَ اللَّهِ فَأَحَبَّ اللَّهُ لِقَاءَهُ وَإِنَّ الْكَافِرَ إِذَا بُشِّرَ بِعَذَابِ اللَّهِ وَسَخَطِهِ كَرِهَ لِقَاءَ اللَّهِ وَكَرِهَ اللَّهُ لِقَاءَهُ »

“Barangsiapa suka berjumpa dengan Allah, Allah juga mencintai perjumpaan dengannya. Sebaliknya barangsiapa membenci perjumpaan dengan Allah, Allah juga membenci perjumpaan dengannya.” Kontan ‘Aisyah berkata, “Apakah yang dimaksud benci akan kematian, wahai Nabi Allah? Tentu kami semua takut akan kematian.” Nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam– lantas bersabda, “Bukan begitu maksudnya. Namun maksud yang benar, seorang mukmin jika diberi kabar gembira dengan rahmat, keridhoan serta surga-Nya, ia suka bertemu Allah, maka Allah pun suka berjumpa dengan-Nya. Sedangkan orang kafir, jika diberi kabar dengan siksa dan murka Allah, ia pun khawatir berjumpa dengan Allah, lantas Allah pun tidak suka berjumpa dengan-Nya.” (HR. Muslim no. 2685).


 

Pertanyaan yang ada dikajian ini ada pada menit 1:10:00. Adapun beberapa pertanyaan yang dibahas adalah:

  1. Apakah jika orang yang meninggal dan bepisah dengan keluarganya, apakah nanti bisa bersama di surga? (10:10:00)
  2. Bagaimana cara mendo’akan orang yang sudah lama meninggal? (10:14:00)
  3. Bagaimana jika seorang wanita yang hampir seumur hidupnya tidak melaksanakan sholat?(10:21:00)
  4. Bagaimana yang dimaksud angan-angan yang melalaikan? (10:27:00)
  5. Bagaimana menyikapi wasiat seseorang yang meminta dikuburkan di tempat tertentu?(10:28:00)
  6. Bagaimana orang yang mengatakan bahwa orang yang meninggal untuk sementara rohnya masih bersama kita?(10:30:00)
  7. Kenapa orang yang sudah meninggal dihajikan? Apakah ada contoh dari Rasulullah?(10:32:00)

Silahkan Download dan Bagikan Audio Kajian Kitab Tuntunan Praktis Fiqih Wanita: Hukum-Hukum Khusus Bagi Jenazah Wanita – Bagian 1


Demikianlah ringkasan dan audio kajian tentang “Hukum-Hukum Khusus Sholat Bagi Wanita”. Jangan lupa untuk turut membagikan artikel dan audio kajian “Hukum Khusus Tentang Jenazah Wanita” serta link download kajian ini ke akun media sosial yang Anda miliki, baik Facebook, Twitter, Google+, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahufiikum

About The Author

Menebar Cahaya Sunnah

Tinggalkan Balasan

Tanggal

Radio Streaming

Server Internasional High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 280 | Maksimal: 3072

Server Internasional Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 24 | Maksimal: 3072

Server Indonesia High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 50 | Maksimal: 2000

Server Indonesia Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 6 | Maksimal: 2000

Audio RodjaTV High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 130 kbps | Pendengar: 158 | Maksimal: 2000

Jadwal Acara

Jadwal Hari Senin

00:00 — 01:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

01:00 — 02:00 AsatidzKajian TematikRekaman

02:00 — 05:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

05:30 — 07:00 Ustadz Abu Yahya Badrusalam, LcAl Fawaaidul Fawaa'idLIVE dari Studio Rodja TV

07:00 — 07:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

07:30 — 08:00 Resensi Buku

08:00 — 09:00 Ustadz Maududi Abdullah, LcAqidah WasithiyyahLIVE dari Pekanbaru

09:00 — 10:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

10:00 — 11:00 Ustadz Abdullah Zain, Lc, M.A.Kajian MuslimahLIVE dari Purbalingga

11:00 — 12:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

13:30 — 14:30 Ustadz Abu Ihsan Al MaidanyAktualisasi Akhlaq MuslimLIVE dari Medan

14:30 — 15:00 Resensi Buku

15:00 — 16:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

16:00 — 17:00 Ustadz Abdullah Zain, Lc, M.A.Tafsir Al Qur'an - Juz AmmaRekaman

17:00 — 18:00 Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al 'Abbad Al BadrAl Kabaa'irLIVE dari Madinah

18:00 — 19:00 Ustadz Abu Ya'la Kurnaedi, LcTabshiratul Anam Bil Huquqi Fil IslamLIVE dari Masjid Al Barkah Cileungsi

19:00 — 20:00 Resensi Buku

20:00 — 21:30 Ustadz Dr. Syafiq BasalamahAl Adabul MufrodLIVE dari Jember

21:30 — 22:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

22:00 — 23:30 Ustadz Abdullah Taslim, M.A.Al Waabilush ShayyibRekaman

23:30 — 00:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

Arsip