Telegram Rodja Official

Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 62 – 64 (Ustadz Badrusalam, Lc.)

By  |  pukul 1:51 pm

Terakhir diperbaharui: Selasa, 04 Shafar 1439 / 24 Oktober 2017 pukul 8:36 am

Tautan: http://rodja.id/1i0

Kajian Tafsir Al-Quran oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Download kajian Tafsir Al-Quran yang dibahas dan dikaji oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam. Kajian ini beliau sampaikan pada Selasa malam, 26 Muharram 1439 H / 17 Oktober 2017 M di Masjid Al-Barkah, komplek studio Radio Rodja dan RodjaTV. Pada kajian tafsir kali ini Ustadz Badrusalam akan membawakan pembahasan tentang “Tafsir Surat Al-Baqarah Ayat 62 – 64“.

(Download juga kajian sebelumnya: “Tafsir Surat Al-Baqarah [2]: 60 – 61″)

Ringkasan Kajian Tafsir Al-Quran: Tafsir Surat Al-Baqarah [2]: 62 – 64

Di ayat yang ke-62 Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَىٰ وَالصَّابِئِينَ مَنْ آمَنَ بِاللَّـهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ ﴿٦٢﴾

Baca Juga:  Bimbingan Tajwid: Praktik Membaca Al-Qur'an - Surat Thaha: 92-113 (Ustadz Abu Unais Ali Subana)

“Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”(QS Al-Baqarah [2]: 62)

Faidah dari ayat ini yang bisa kita petik:

  • Allah tidak pernah mendzolimi hamba-hambaNya
  • Buah yang ranum dari beriman kepada Allah dan hari akhirat.
  • Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat dan beriman kepada para Nabi, tidak ada bedanya di sisi Allah. Semua akan diberikan pahala yang besar.
  • Betapa besarnya pahala orang yang beriman dan beramal shaleh.
  • Kalau kita memburukkan suatu kaum, maka kita harus memuji orang-orang yang baik dari kaum tersebut.
Baca Juga:  Istiqamah Merupakan Karunia Ilahi - Kitab 10 Kaidah Istiqamah (Ustadz Arman Amri, Lc.)

Selanjutnya ayat yang ke 63 dan 64 Allah Ta’ala Berfirman:

وَإِذْ أَخَذْنَا مِيثَاقَكُمْ وَرَفَعْنَا فَوْقَكُمُ الطُّورَ خُذُوا مَا آتَيْنَاكُم بِقُوَّةٍ وَاذْكُرُوا مَا فِيهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ ﴿٦٣﴾ ثُمَّ تَوَلَّيْتُم مِّن بَعْدِ ذَٰلِكَ ۖ فَلَوْلَا فَضْلُ اللَّـهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ لَكُنتُم مِّنَ الْخَاسِرِينَ ﴿٦٤﴾

“Dan (ingatlah), ketika Kami mengambil janji dari kamu dan Kami angkatkan gunung (Thursina) di atasmu (seraya Kami berfirman): “Peganglah teguh-teguh apa yang Kami berikan kepadamu dan ingatlah selalu apa yang ada didalamnya, agar kamu bertakwa”. Kemudian kamu berpaling setelah (adanya perjanjian) itu, maka kalau tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya atasmu, niscaya kamu tergolong orang yang rugi.”(QS Al-Baqarah [2]: 63-64)
Simak penjelasan selengkapnya dari tafsir ayat-ayat tersebut di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Ustadz Badrusalam, Lc. berikut ini.

Baca Juga:  Mengembangkan Kekayaan - Bab 222 - Hadits 478-480 - Kitab Al-Adab Al-Mufrad (Ustadz Dr. Syafiq Riza Basalamah, M.A.)

Download Kajian Tafsir Al-Quran: Tafsir Surat Al-Baqarah [2]: 62-64


Jangan lupa untuk ikut membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi orang lain.

Telegram Rodja Official

1 Comment

    Tinggalkan Balasan

    This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.