Telegram Rodja Official

Syarah Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah

Manhaj Dakwah Ahlus Sunnah – Bagian ke-3 – Poin 82 – Syarah ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Ustadz Yazid ‘Abdul Qadir Jawas)

By  | 

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Yazid ‘Abdul Qadir Jawas

Ceramah agama dengan pembahasan masalah aqidah, disampaikan oleh Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas di Radio Rodja dan RodjaTV, pada Sabtu pagi, 14 Syawwal 1438 H / 08 Juli 2017 M dari Masjid Imam bin Hanbal, Bogor. Pada pertemuan sebelumnya, Ustadz Yazid Jawas telah menyampaikan penjelasan tentang “Manhaj Dakwah Ahlus Sunnah – Bagian ke-2“.

Pada kajian kali ini, beliau akan menyampaikan tema tentang “Manhaj Dakwah Ahlussunnah Wal Jamaah” yang merupakan pembahasan poin ke-82 dari Kitab Syarah ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

Ringkasan Ceramah Agama Islam – Kitab Syarah ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah

Bahwasannya yang paling penting dari dakwah ini adalah dakwah tauhid. Bahkan ketika ada masalah besar yang dihadapi, tetap perbaikan pertama yang harus dilakukan adalah memperbaiki tauhid. Berdasarkan tinjauan dari sudut agama dan akal, tidak boleh seorang da’i menyimpang dari manhaj dakwah para Nabi, lalu mereka memilih dakwah yang lain. Karena manhaj dakwah para Nabi lah jalan dakwah yang paling lurus. Dalam Surat Ali Imron Allah menggambarkan bagaimana para Nabi berdakwah yaitu pada ayat ke 51 Allah berfirman:

Baca Juga:
Pengertian Khauf, Raja' dan Mahabbah kepada Allah

إِنَّ اللَّـهَ رَبِّي وَرَبُّكُمْ فَاعْبُدُوهُ ۗ هَـٰذَا صِرَاطٌ مُّسْتَقِيمٌ ﴿٥١﴾

Artinya:”Sesungguhnya Allah, Tuhanku dan Tuhanmu, karena itu sembahlah Dia. Inilah jalan yang lurus”.(Q.S Ali Imron[3]:51)

Allah sudah gariskan kepada semua Nabi dan Rasul untuk memulai dakwah dengan mendakwahkan tauhid. Tidak ada Nabi yang menyimpang dari dakwah ini. Lihatlah bagaimana Allah mengabarkan kepada kita tentang dakwah Nabi Nuh Alaihissallam kepada umatnya dalam ayat berikut ini:

لَقَدْ أَرْسَلْنَا نُوحًا إِلَىٰ قَوْمِهِ فَقَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّـهَ مَا لَكُم مِّنْ إِلَـٰهٍ غَيْرُهُ إِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ ﴿٥٩﴾

Artinya:”Sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh Alaihissallam kepada kaumnya lalu ia berkata: “Wahai kaumku sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya”. Sesungguhnya (kalau kamu tidak menyembah Allah), aku takut kamu akan ditimpa azab hari yang besar (kiamat).”(Q.S. Al-A’raf[7]:59)

Nabi Nuh Alaihissallam mengajak kaumnya untuk beribadah hanya kepada Allah, menjauhkan segala macam perbuatan syirik. Setelah itu Nabi Nuh Alaihissallam juga menjelaskan kalau umatnya menyimpang dari tauhid, Allah akan azab di dunia maupun diakhirat.

Lalu apalagi hal-hal penting lainnya yang harus dijelakan kepada kaum muslimin? Simak penjelasan Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafidzhahullahu mengenai poin ke-82 ini di dalam rekaman kajian yang bisa Anda download saat ini juga.

Dengarkan dan Download MP3 Kajian Kitab Syarah ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah – Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas

Baca Juga:
Aqidah Ahlussunnah terhadap Al-Qur'an - Bagian ke-3 - Kitab Aqidah As-Salaf Ashabul Hadits (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

Jangan lupa untuk membagikan link download kajian ini melalui Facebook, Twitter, dan Google+ atau yang lainnya. Jazakumullahu khoiron.

Telegram Rodja Official

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.