Syarat dan Kaidah dalam Dakwah – Poin 84 – Syarah ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah (Ustadz Yazid ‘Abdul Qadir Jawas)

By  |  pukul 3:26 pm

Terakhir diperbaharui: Senin, 14 Rabiul akhir 1439 / 01 Januari 2018 pukul 1:17 am

Tautan: http://rodja.id/1im

Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Yazid ‘Abdul Qadir Jawas

Ceramah agama dengan pembahasan masalah aqidah, disampaikan oleh Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas di Radio Rodja dan RodjaTV, pada Sabtu pagi, 5 Dzul Qa’idah 1438 H / 29 Juli 2017 M dari Masjid Imam bin Hanbal, Bogor. Pada pertemuan sebelumnya, Ustadz Yazid Jawas telah menyampaikan penjelasan tentang “Keutamaan Dakwah Tauhid“.

Pada kajian kali ini, beliau akan menyampaikan tema tentang “Syarat dan Kaidah dalam Dakwah” yang merupakan pembahasan poin ke-84 Halaman 631 dari Kitab Syarah ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah.

Rekaman video: Ustadz Yazid ‘Abdul Qadir Jawas – Syarat dan Kaidah dalam Dakwah (Mengajak) Manusia kepada Agama Islam yang Benar – Poin ke-84 dari Kitab Syarah ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah

Ringkasan Ceramah Agama Islam – Kitab Syarah ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah

Dakwah mengajak kepada manusia hanya kepada Islam yang benar, yaitu mengajak manusia kepada cara beragama yang benar, baik tentang ‘aqidah, manhaj, ibadah, akhlak, dan yang lainnya menurut pemahaman Salafush Shalih.

Baca Juga:  Mengimani Mukjizat Para Nabi - Kitab Al-Ibanah (Ustadz Dr. Muhammad Nur Ihsan, M.A.)

Dakwah ini harus memenuhi tiga syarat:

Pertama: Aqidahnya Benar

‘Aqidahnya benar. Maksudnya seseorang yang berdakwah harus meyakini kebenaran ‘aqidah Salaf tentang Tauhid Rububiyah, Uluhiyyah, Asma’ dan Shifat, serta semua yang berkaitan dengan masalah ‘aqidah dan iman.

Kedua: Manhajnya Benar

Yaitu memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai dengan pemahaman Salafush Shalih. Mengikuti prinsip dan kaidah yang telah ditetapkan ulama Salaf.

Ketiga: Beramal dengan Benar

Seorang yang berdakwah, mengajak umat kepada Islam yang benar, maka ia harus beramal dengan benar yaitu beramal semata-mata ikhlas karena Allah dan ittiba’ (mengikuti) contoh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, tidak mengadakan bid’ah, baik i’tigad (keyakinan), perbuatan atau perkataan.

Baca Juga:  Tabligh Akbar: Ilmu Ghaib (Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq Al-Badr)

 

Lalu bagaimana penjelasan lengkap tentang Keutamaan Dakwah Tauhid? Simak penjelasan Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas hafidzhahullahu mengenai poin ke-84 ini di dalam mp3 rekaman kajian yang bisa Anda download saat ini juga.

Dengarkan dan Download MP3 Kajian Kitab Syarah ‘Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah – Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas


Jangan lupa untuk membagikan link download kajian ini melalui Facebook, Twitter, dan Google+ atau yang lainnya. Jazakumullahu khoiron.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0:00
0:00