Select Page

Tanda Sempurnanya Akal – Kitab Shaidul Khathir (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Radio RodjaDownloadKajianUstadz Abu Yahya BadrusalamShaidul KhathirTanda Sempurnanya Akal – Kitab Shaidul Khathir (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Tanda Sempurnanya Akal – Kitab Shaidul Khathir (Ustadz Badrusalam, Lc.)

Terakhir diperbaharui: Jumat, 28 Safar 1439 / 17 November 2017 pukul 14:20
Tautan: http://rodja.id/1k9

Ceramah Agama Islam oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Kajian kitab ini disampaikan oleh Ustadz Abu Yahya Badrusalam pada Senin pagi, 24 Shafar 1439 H/ 13 November 2017, pukul 05:30-07:05 WIB di Radio Rodja dan Rodja TV. Pada kajian kali ini beliau menjelaskan tentang fikiran-fikiran yang melintas dibenak Ibnul Jauzi yang lahir pada 509 atau 510 H. Poin yang dibahas adalah “Tanda Sempurnanya Akal ” dari kitab Shaidul Khathir.

Kajian Kitab Shaidul Khathir: Tanda Sempurnanya Akal

Diantara tanda kesempurnaan akal seseorang adalah mempunyai keinginan yang tinggi. Yang dimaksud dengan keinginan yang tinggi adalah seseorang menginginkan sesuatu yang mulia. Sementara orang yang ridho dengan sesuatu yang rendah dan bahkan keinginannya adalah sesuatu yang rendah, maka itu menunjukkan rendahnya akal seseorang. Islam menganjurkan untuk mempunyai keinginan yang mulia. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai perkara-perkara yang tinggi dan Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak mencintai perkara-perkara yang rendah

Apa batasan sesuatu itu mulia dan tinggi?

Untuk mengetahui hal ini, hendaknya seorang muslim memperhatikan bagian tubuhnya. Perut dan kemaluan berada dibagian bawah maka semua yang berhubungan dengan perut dan kemaluan pasti rendah. Sementara dada dan kepala ada di atas. Maka ilmu, iman dan ketakwaan adalah sesuatu yang sifatnya mulia.

Seseorang yang memiliki keinginan yang tinggi dia kan selalu sibuk dengan ilmu, amal dan sibuk untuk mencapai ridho Allah Subhanahu wa Ta’ala karena itu sesuatu yang mulia. Sementara orang yang pikirannya hanya sebatas makanan dan syahwat, itu menunjukkan bahwa keinginannya rendah.

Keharusan Mempersiapkan Bekal Untuk Kepergian.

Kewajiban orang yang berakal adalah mengambil bekal untuk kepergian yang sangat jauh yaitu kematian. Banyak orang yang tertipu dengan masa muda. Mereka lupa bahwa suatu saat mereka akan meninggal dimana kematian tidak mengenal usia muda atau tua. Mereka telah dikalahkan oleh angan-angan yang terlalu panjang. Akibatnya mereka tidak diberikan hidayah berupa taubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Orang yang berakal adalah orang yang memberikan setiap waktunya untuk menunaikan kewajiban disaat itu. Sekiranya kematian datang menjemputnya tiba-tiba, maka dia sudah terlihat bersiap-siap. Dan bila dia mendapatkan apa yang diamankan, maka dia akan bertambah baik.

Simak Penjelasan Lengkapnya dan Download MP3 Kajian Kitab Shaidul Khathir: Hukuman yang Paling Berat


Jangan lupa untuk turut membagikan link download kajian ini ke akun media sosial yang Anda miliki, baik Facebook, Twitter, Google+, atau yang lainnya. Semoga bisa menjadi pembuka pintu kebaikan bagi yang lain. Barakallahufiikum

, , , , , ,

About The Author

Menebar Cahaya Sunnah

Tinggalkan Balasan

Tanggal

Radio Streaming

Server Internasional High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 147 | Maksimal: 3072

Server Internasional Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 24 | Maksimal: 3072

Server Indonesia High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 128 kbps | Pendengar: 55 | Maksimal: 2000

Server Indonesia Low Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 24 kbps | Pendengar: 21 | Maksimal: 2000

Audio RodjaTV High Quality

Status: ONLINE | Bitrate: 130 kbps | Pendengar: 162 | Maksimal: 2000

Jadwal Acara

Jadwal Hari Jum'at

01:00 — 02:00 AsatidzKajian TematikRekaman

02:00 — 05:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

05:30 — 07:00 Ustadz Dr. Muhammad Nur IhsanAqidah Salaf Wa Ashhabul hadits LIVE dari Jember

07:00 — 07:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

07:30 — 08:00 Resensi Buku

08:00 — 09:00 Ustadz Dr. Ali Musri Semjan PutraFaedah-faedah Sirah NabawiyahLIVE dari Jember

09:00 — 10:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

10:00 — 11:00 Syaikh Prof. Dr. 'Abdur Razzaq bin 'Abdil Muhsin Al 'Abbad Al BadrAl Kabaa'irRekaman

11:00 — 12:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

12:00 — 13:00 AsatidzKhutbah Jum'atLIVE dari Masjid Al Barkah Cileungsi

14:30 — 15:00 Resensi Buku

15:00 — 16:30 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

16:30 — 18:00 Ustadz Abu Haidar As SundawyQoulul MufidLIVE dari Masjid Al Furqon, Jl. Jurang - Bandung

18:00 — 19:00 Ustadz Mahfudz Umri, Lc.Ensiklopedi LaranganLIVE dari Masjid Al Barkah Cileungsi

19:00 — 20:00 Resensi Buku

20:00 — 21:30 Ustadz Mas'ud Mahmud, Lc.Bimbingan Bahasa Arab Jilid 3LIVE dari Studio Rodja TV

21:30 — 22:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

22:00 — 23:30 Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.Kajian TematikRekaman

23:30 — 01:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

23:30 — 00:00 Murottal, Bumper, Mutiara Nasihat

Arsip

d
c